Valentino Rossi Tetap Jadi Bagian Penting bagi Yamaha

Monster Energi Yamaha musim ini sudah mengambil keputusan sangat besar dengan menampilkan duet baru Maverick Vinalles dan Fabio Quartarro. Sementara, Valentino Rossi yang sudah 15 tahun dipabrikan garpu tala tersebut harus bersedia pergi ke tim satelit Petronas SRT bersama muridnya, Franco Morbidelli.

Hal ini menjadi keputusan sangat besar bagi Yamaha, begitu pula Lin Jarvis. Rasanya hampir sama dengan Maverick Vinalles. Sedikit aneh bila pabrikan tersebut tanpa kehadiran The Doctor. Karena, penampilannya selama ini merupakan ikon yang tidak dapat tergantikan oleh pembalap lain.

Tidak hanya didalam saja, luar lingkup MotoGP nama Vale memang melekat erat dengan Yamaha. Beberapa iklan promosi yang pernah mereka lakukan di Indonesia, membuat penjualan tersebut mengalami kenaikan penjualan cukup tinggi. Apalagi, jargon “Selalu di Depan” sempat masuk di bagian belakang motor.

 

Dukungan Penuh dari Lin Jarvis

Managing Director tersebut memastikan pemilik nomor 46 tersebut akan mendapatkan YZR-M1 yang sama dari tim pabrikan. Dukungan penuh tersebut sudah jadi kesepakatan antara Yamaha, Petronas SRT, dan Valentino Rossi. Bagi mereka, kinerja pembalap Italia itu memang sudah memberikan kenangan manis.

Pengembangan dari YZR-M1 memang dipimpin oleh tim pabrikan. Hanya saja, Vale menjadi bagian tidak akan terlupakan. Karena, pembalap Italia tersebut memiliki peran paling penting dalam perkembangan motor selama ini. Performanya memang jauh lebih bagus dibanding beberapa tahun lalu.

Masukan dari Rossi itu selalu menjadi solusi terbaik untuk Pabrikan Garpu Tala dalam bersaing dengan tim lain yaitu Honda, Ducati hingga Suzuki. Hal tersebut sudah dibuktikannya beberapa musim lalu. Di mana data yang dikumpulkan Pembalap Italia tersebut mampu membawa Yamaha naik ke tangga juara.

 

Valentino Rossi dengan Yamaha YZR-M1

Performa Rossi Bersama dengan Yamaha

Pada tahun 2004, Pembalap 9 kali juara dunia tersebut hengkang dari Honda. Semenjak itu, karirnya di MotoGP semakin menanjak. Tujuh tahun pertama merupakan kenangan manis di mana dirinya mampu menjadi juara dunia 4 kali berturut-turut. Pencapaian podium serta status juara juga ditorehkan.

Tidak hanya itu, perkembangan YZR-M1 menjadi sorotan. Performanya langsung menanjak. Hingga mampu menjadi juara konstruktor. Sebuah pencapaian luar biasa, karena tim ini memang dikenal sulit untuk menanjak. Hanya saja tahun 2010, Vale pindah ke Ducati dan mengalami masa kelam.

Motornya belum bisa menyatu hingga berbagai hasil buruk didapatkannya. Tahun 2012 akhirnya The Doctor kembali ke Yamaha. Walaupun, gagal menjadi juara. Namun, performanya tidak terlalu memburuk. Sampai tiba di musim 2017, awal dari keterpurukan di MotoGP dan performa YZR-M1 sudah jauh berbeda.

Apalagi, berbagai peraturan baru dari Dorna salah satunya adalah pemasok ban hanya ada satu saja yaitu Michelin. Waktu itu, YZR-M1 masih belum percaya diri mengenakan ban tersebut. Terbukti performa Rossi selalu turun dan sulit naik ke papan atas. Selalu saja berada di peringkat 5.

Kesulitan meriah podium selalu dirasakannya. Apalagi, perkembangan motor sudah berkembang lebih jauh dan gaya membalapnya, kurang begitu menyatu. Hal ini jadi pemicu utama mengapa sampai saat ini Vale masih sulit naik podium dan bersaing dengan pembalap muda lainnya.

 

Kontrak dengan Petronas SRT Hanya Satu Tahun

Kontrak dengan Petronas hanya berdurasi satu tahun saja. Hal ini dikarenakan, seluruh kontrak dari tim satelit akan berakhir pada 2022. Rumor yang beredar, Musim 2023 Rossi akan bergabung dengan timnya sendiri yang saat ini berjuang di Moto 3 dan Moto 2.

Hanya saja, belum diketahui siapa pemasok motor utamanya. Cukup menarik memang musim 2021 ini. Pandemi masih belum berakhir, tes pramusim di Sepang juga dibatalkan. Layak untuk dinantikan bagaimana Dorna menyikapi jadwal musim ini dan bagaimana performa Rossi dengan tim baru.

About AdminDetikBola

Check Also

Santai Bersama Quartararo, Morbidelli Menjadi Yakin dengan Rossi

Santai Bersama Quartararo, Morbidelli Menjadi Yakin dengan Rossi

Franco Morbidelli baru saja mengungkapkan harapan besarnya untuk masa depan kariernya setelah Valentino Rosi ditetapkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *