Tag archive

setya novanto

Fredrich Yunadi Tidak Melawan Saat Dibekuk KPK

in Detik News
frederich yunadi detik-bola

KPK menangkap Fredrich Yunadi di RS Medika Jakarta Selatan, Jumat (12/1) malam. Penangkapan dilakukan setelah Fredrich memutuskan untuk mangkir dari panggilan KPK di hari yang sama. Melalui kuasa hukumnya, Fredrich beralasan, akan mengikuti sidang etik yang diselenggarakan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

JADWAL MOTOGP TERBARU

Ini Dia Video Versi 5 Menit Hanna Anisa Mahasiswa UI, Bukan Siksa Kubur

Juru bicara KPK Febri Diansyah menyebutkan, penyidik melakukan pencarian secara paralel di sejumlah lokasi di Jakarta. Saat ditangkap, Fredrich bersikap kooperatif.

“Tidak ada perlawanan tadi dan sudah dibawa ke kantor KPK,” ujar Febri di Gedung KPK, Sabtu (13/1).

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

“Tadi sudah kita tunggu (datang), sejak kemarin sudah kita sampaikan bahwa kita imbau FY (Fredrich) untuk datang pada proses pemeriksaan hari Jumat ini, jadi sudah kita tunggu selama hari jam kerja, tetapi yang bersangkutan tidak datang. Kemudian kita bicarakan setelah diskusi diputuskan tim melakukan proses pencarian,” sambungnya.

Fredrich ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus merintangi penyidikan kasus e-KTP. Saat masih menjadi pengacara Setya Novanto, Fredrich diduga menyusun skenario bersama dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Bimanesh Sutardjo. Bahkan, Fredrich dan dr. Bimanesh, diduga sudah kongkalikong memesan kamar rumah sakit, setelah Setya Novanto mengalami kecelakaan di kawasan Permata Hijau pada November lalu.

Sehari sebelum kecelakaan, Setya Novanto menjadi buronan KPK. Dia menghilang setelah beberapa kali mangkir dari pemeriksaan sebagai tersangka kasus e-KTP.

Sejauh ini, KPK sudah menjebloskan dr. Bimanesh ke penjara. Usai menjalani pemeriksaan selama 13,5 jam, Bimanesh ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Guntur.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Bukan OKB, Yunadi Beberkan Harta Warisannya Tidak Habis 10 Turunan

in Detik News
yunadi detik-bola

Pengacara Fredrich Yunadi menepis isu yang menyebut dirinya bisa hidup mewah sejak Ketua DPR Setya Novanto jadi kliennya. Dia mengatakan sudah hidup berkecukupan sejak kecil.

JADWAL MOTOGP TERBARU

“Sebelum saya memegang Pak SN (Setya Novanto, red) pun hidup saya sudah lebih dari cukup. Saya kan dari keluarga orang cukup,” kata Fredrich saat dihubungi detikcom lewat telepon, Selasa (28/11/2017).

“Warisan saya saja untuk 10 turunan juga nggak habis kok. Sejak lahir saya sudah hidup berkecukupan. Supaya tahu. Jadi jangan kira saya ini ‘OKB’ (orang kaya baru, red), gara-gara saya pegang SN kemudian saya jadi orang punya,” ayah 5 anak ini menegaskan.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Diceritakan Fredrich, dirinya heran kenapa gaya hidup mewahnya dikait-kaitkan dengan nama Setya Novanto. Dia menampik jika dikatakan fee yang dia terima dari Ketua Umum Partai Golkar itu fantastis. Malah, justru sebaliknya.

“Ya, ada terima (fee dari Setya Novanto, red), tapi nilainya kan sangat kecil sekali. Urusannya apa? Apa karena saya sama Setya Novanto kemudian jadi mewah?” ujar Fredrich tanpa mau menyebutkan honor yang dia terima.

Fredrich mengatakan pernyataannya menerima fee yang sangat kecil dari Novanto itu bukan tanpa alasan. Menurut dia, biasa di kalangan advokat mau menerima bayaran kecil, bahkan tanpa dibayar, oleh klien yang ‘orang besar’ alias pengusaha kaya raya atau pejabat negara.

“Kita juga ikhlas menjadi advokatnya orang gede, karena apa, nama kita juga bisa jadi populer. Jadi nggak ada karena gede, kemudian dapat duit gede. Mana ada itu,” tegas pria yang mengoleksi sejumlah motor gede (moge) Harley-Davidson ini.

Ditambahkan Fredrich, dirinya juga meminta gaya hidup mewahnya tidak usah dibesar-besarkan. Baginya, tidak ada sama sekali niat untuk pamer kekayaan. Kata dia, wajar saja jika dia bisa hidup mewah setelah bekerja menjadi advokat selama 40 tahun.

“Orang-orang itu musuhin saya lho, banyaklah. Maki-maki istri saya, maki-maki anak saya. katanya, ‘Bokap kamu kok sombong banget.’ Lho saya sombong apa. Saya hanya membuktikan sebelum saya pegang SN saya sudah berkecukupan. Supaya orang jangan punya persepsi, saya bisa punya hari ini karena SN, wah itu gila,” ujarnya.

(detik.com)

Komentar netizen :

[email protected] hadeeehhh.. Saya juga suka kemewahan.. Tapi apa daya.. Boro2 msu beli tas 1M..

rininatalyaBayar pajak luuuu,sombong ga tau diri,cuihhhh
diatrisna_Eh bangsat! Suka kemewahan dari duit koruptor aja bangga lu??
ahmadnnrOrang kaya wehhh,,,10 trunan hartanya gk bakal habis bapak longor

bintang_aqmalCiee yng mau didatangin petugas pajak, Lagi pak Spend minumnya banyak banyak kalau bisa Sampe 1 triliun aj spend nya biar bisa menyusul papah nanti
maam.47Semoga taat pajak ya pak, kan sekali jajan bisa sampe 100 juta, sekali jalan minimal 3 sampe 5 m huhuhu?

abdurrahman_amriwkwk.. lu pada yang bully hati2 dilaporin. ga tau lu kalo dia udah ngelapor 25 penyidik kpk sama 69 akun medsos. kayaknya juga bakal ditambah 100 akun lagi nih.

priade_mahendraOrang kaya ya , sombong ya? Banyaj orang kaya tapi gak sok le wong ganteng butak , sini main pasuruan ??

herlina_212Jalan keluar negeri 3m – 5m kok foto2 nya gada yg Kelihatan Kemewahan yaaa kayanya itu jalan2 paket murah deh hahaha
[email protected] wkwk
sandra_simabuepake duit ataw pake apa ke luar negeri ?..mpei abis em..em..eman…! tas hermes mana..mana tas hermes!

 

A post shared by Fredrich Yunadi (@yunadi) on

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Pernyataan Frederich Soal Kemewahan Munculkan Komentar Kocak Netter

in Detik News
pengacara setya novanto detik-bola

Pernyataan kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi soal gaya hidupnya menjadi perbincangan publik.

Bagaimana tidak, dalam sebuah sesi wawancara yang ditayangkan dalam akun YouTube Najwa Shihab, Jumat (24/11/2017), Fredrich blak-blakan soal hidup mewah.

pengacara setnov

JADWAL MOTOGP TERBARU

Membuktikan kegemarannya soal hidup mewah, ia mencontohkan saat ia pergi ke luar negeri.
“Saya suka mewah. Saya kalau ke luar negeri, sekali pergi itu minimum saya spend Rp 3 miliar, Rp 5 miliar. Sekarang tas Hermes yang harganya Rp 1 Miliar juga saya beli,” kata Fredrich.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

“Bagi saya, kalau mau lihat saya, saya seperti pengacara yang sangat top kan, Hotman Paris. Dia itu lebih dari saya, tapi saya enggak kalah dengan beliau,” ucap Fredrich.
Hal ini disampaikan Fredrich saat ditanya Najwa mengenai honor yang ia dapat sebagai pengacara.
Fredrich mengatakan, apabila menjadi pengacara suatu korporasi, maka tarifnya bisa sampai Rp 100 juta per bulan.

“Kalau ada 20 perusahaan (dalam sebulan) saya bisa hidup nikmat, nyaman,” kata dia.
Namun, Fredrich menegaskan bahwa kekayaannya saat ini tak hanya berasal dari honor sebagai pengacara, namun juga dari warisan keluarga dan juga sejumlah usaha.
Wawancara lengkap bisa dilihat di sini.

Pernyataan Fredrich dengan cepat menyebar di media sosial dan menjadi perbincangan hangat netter.
Komentar-komentar mereka pun membanjiri linimasa Twitter dengan gaya kocak mereka.

@NiHao_Kiki Njirr, saya suka kemewahan!!! Seketika mendadak miskin
@DianaDeardiana Saya mah apa atuh, botol shampoo abis aja masih saya tambahin air
@insurgentfy pastagigi abis juga di belah, trus korek korek 🙁
@colaVINsky Adopsi aku paaaaakkk

@abdibento Seharusnya dulu kita kuliah jrusan hkum saja, Peduli setan dikatain netisyen
Ada pula yang meminta Ditjen Pajak untuk memeriksa pajak milik Fredrich.
@eliaztambun Tolong pengacara setnov di Cek pajaknya @DitjenPajakRI
@J_Aryoko Kayak ngliat lawakan srimulat. Tapi lawakan srimulat itu riil lawakan. Kalo yang ini ga tahu riil atau tidak. Mungkin @DitjenPajakRI bisa membantu.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Video “Nyanyian” Nazarudin Kembali Viral, Begini Nasib Setya Novanto

in Detik News
setya novanto detik-bola

Ketua DPR Setya Novanto kini tengah menjadi perbincangan publik baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Yang paling heboh tentunya kecelakaan mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi Setya Novanto hingga membuatnya menginap di rumah sakit.

Mobil tersebut menabrak tiang listrik saat diberitakan tengah melaju ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

JADWAL MOTOGP TERBARU

Setya Novanto dilarikan ke Rumah Sakit Permata Hijau, Jakarta Selatan untuk mendapatkan perawatan.
Fredrich Yunandi selaku kuasa hukum Setya Novanto mengatakan kliennya mengalami luka di bagian kepala hingga berdarah-darah.

Publik heran, sebab beberapa kali Setya Novanto menderita sakit saat hendak ‘ditarik’ KPK usai menjadi tersangka kasus KTP elektronik.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Bukan cuma itu, banyak kejanggalan yang terjadi seputar kecelakaan tersebut.

Setya Novanto dinilai ‘kebal’ terhadap hukum.

Kabar ‘kekebalan’ hukum Setya Novanto ini ternyata pernah diungkap oleh Nazarudin, narapidana kasus korupsi Wisma Hambalang.

Rekaman video wawancara bekas Bendahara DPP Demokrat itu kembali viral setelah publik diramaikan oleh kasus Setya Novanto.

Oleh Nazarudin, Setya Novanto diberi gelar sinterklas.

Berikut videonya: 

Pada kasus korupsi KTP elektronik, untuk pertama kali dalam karier politiknya, ketua umum Partai Golkar dan ketua DPR Setya Novanto ditetapkan menjadi tersangka.

Sebelumnya nama Setya disebut-sebut diduga terkait sejumlah perkara, namun tak satu pun yang berujung di pengadilan.

Ini membuat beberapa kalangan menggambarkan Setya ‘lihai membebaskan diri dari kasus hukum’.

“Setya Novanto ini, saya yakin, (penegak hukum) tidak akan berani. Tidak akan berani. Orang ini Sinterklas, kebal hukum. Tidak akan berani walaupun saya bilang, sudah jelas buktinya.”

“Saya cerita soal e-KTP. E-KTP itu dari sebelum proyek ditender, sudah dimarkup senilai Rp2,5 triliun. Sudah dibuat, keuntungannya segini untuk dibagikan ke DPR, Mendagri, hingga pengusaha bagian posisi Novanto.”

“Spec (Spesifikasi)-nya diatur sedemikian rupa. Dalam perjalanannya, yang dilaksanakan di bawah spec. Komisi Persaingan Usaha sudah ada keputusan pengadilan bahwa terjadi proses kolusi dan rekayasa dalam proses tender.”

Tersangka kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, dirawat di Rumah Sakit Permata Hijau, Jakarta, Kamis (16/11/2017). Sebelum mengalami kecelakaan Setya Novanto direncanakan akan menyerahkan diri ke KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka olek KPK.
“Ada surat Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah, tapi LKPP nya juga diintervensi. Pelaksanaannya kini juga amburadul. Sampai sekarang gak selesai. Uang yang dibagi-bagi juga sudah banyak.”

Pernyataan itu dikeluarkan mantan anggota DPR dan mantan bendahara Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, Januari 2014.

Kalimat “tidak akan berani” tiga kali diucapkannya untuk memprediksi nasib Setya dalam kasus e-KTP.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Setya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi e-KTP, namun Setya membawa langkah KPK itu ke praperadikan dan ia menang.

Nazaruddin divonis bersalah dalam kasus korupsi anggaran Wisma Atlet.

Dari penjara, Nazarrudin memaparkan praktik korupsi serupa yang diduga dilakukan banyak politikus.

Pernyataan Nazarudin soal Setya Novanto, bisa Anda simak di menit 1:42.

Bikin geger 3 tahun belakangan

Peneliti Formappi Lucius Karus tidak heran jika publik menilai buruk kinerja DPR berdasarkan survei-survei yang ada.

Lucius beranggapan melorotnya persepsi publik terhadap kinerja DPR satu di antaranya disebabkan Setya Novanto.

Selama 3 tahun belakangan ini, Lucius menilai Ketua DPR itu kerap bikin DPR Geger.

“DPR ini selama tiga tahun ini disandera oleh satu sosok saja, Pak Setya Novanto. Dalam tiga tahun hampir masalah beliau yang membuat DPR geger,” ujar Lucius dalam sebuah diskusi yang digelar di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (18/11/2017).

Seperti diketahui, selain soal dugaan korupsi proyek e-KTP, terungkapnya rekaman pembicaraan Novanto dengan bos PT Freeport Indonesia terkait saham atau dikenal dengan kasus ‘Papa Minta Saham’ menjadi isu besar pada tahun 2015 lalu.

“Dan dalam semua hiruk-pikuk satu orang ini, DPR kemudian menjadi yang paling buruk di era reformasi dalam soal kinerja,” kata Lucius.

Selain itu, Lucius juga sudah menduga Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI bakal tumpul ketika menangani persoalan etik Setya Novanto.

“Kalau bicara soal MKD bukan hal baru alat kelengkapan ini di DPR memang sudah sejak awal jadi sorotan karena perannya tumpul,” ujar Lucius.

Lucius mengatakan seharusnya MKD bisa memberikan ganjaran etik kepada Setya Novanto yang sebetulnya telah jelas ingin lari dari tanggung jawabnya.

“Perilaku ini saya kira mendasar untuk seorang pimpinan ketika dia lari dari tanggung jawab, tidak bertanggung jawab itu sesungguhnya sudah bisa menjadi dasar bagi MKD untuk menduga ada pelanggaran etik serius yang dilakukan,” tutur Lucius.

“Itu seharusnya memicu anggota MKD untuk menjalankan sidang dan sayangnya itu tidak diputuskan sekarang ini,” ucap Lucius.

(tribunnews.com)

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Reaksi Jokowi Menahan Tawa Dengar Kepala Setnov Benjol Sebesar Bakpao

in Detik News

Kabar mengenai kecelakaan Ketua DPR Setya Novanto rupanya sampai juga ke Presiden Joko Widodo (Jokowi),

Presiden Jokowi meminta tersangka dalam kasus korupsi proyek pengadaan KTP elektronik Setya Novanto untuk mengikuti proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

JADWAL MOTOGP TERBARU

Seperti yang dilansir dari Sriwijaya Post, saat ditanyai jurnalis di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jumat (17/11/2017) tentang pesannya kepada Ketua DPR RI itu, Presiden sempat tersenyum geli.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Ekspresi itu ditampilkan Jokowi saat seorang jurnalis mengungkit pernyataan pengacara Setnov tentang kondisi kliennya yang mengalami benjol di kepala sebesar bakpao.
Bahkan, video itu juga tersebar di dunia maya.

Tepatnya, seperti sebuah video yang diunggah oleh akun Twitter @MurtadhaOne.

Sementara itu, terkait reaksi Jokowi tersebut, netizen pun ramai-ramai menanggapinya.

Bahkan, di antara mereka ada yang memasang emoji tertawa terbahak-bahak atas reaksi Jokowi.
@BadjaNuswantara,”Saking saktinya Setnov. Dengar benjol segede bakpao… Presiden tidak berani tertawa….. ujian presiden terberat jaman now. (emoji tertawa)”

@lifiamawarlika,”papih jokowi pen ngakak itu sebenernya, tapi gaenak,”

@BadjaNuswantara :Saking saktinya Setnov. Dengar benjol segede bakpao… Presiden tidak berani tertawa….. ujian presiden terberat jaman now. ????

(Tribunnews.com)

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Setya Novanto : Saya Akan Bongkar Kebusukan Fahri Hamzah dan Fadli Zon Jika Saya Dipenjara

in Detik News
setya-novanto ngamuk detik-bola

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang mengatakan, KPK akan mengumumkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP dalam waktu dekat.
“KPK menetapkan Saudara SN, anggota DPR periode 2009-2014, sebagai tersangka terbaru kasus e-KTP,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo dalam konferensi pers di kantor KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (17/7/2017).

JADWAL MOTOGP TERBARU

Penetapan ini dilakukan setelah KPK mencermati persidangan kasus ini dengan terdakwa Sugiharto dan Irman.
“Jika saya resmi kedua kali ini tertangkap dan dipenjarakan, saya bersumpah akan membongkar semua kebusukan Fahri Hamzah dan Fadli Zon dalam kasus E-KTP tersebut” Ungkap Setya Novanto disalah satu akun twitter miliknya yang lama.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

“Nanti kita tunggulah beberapa hari atau beberapa jam ke depan ya,” kata Saut di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (9/11/2017).
Saut menjelaskan, KPK bukan menahan untuk mengumumkan tersangka baru kasus dugaan korupsi e-KTP.

“Enggak, bukan ditahan-tahan, karena memang kami harus hati-hati, dong,” ujar Saut.
KPK sebelumnya membenarkan ada tersangka baru dalam kasus yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu.
“Kami konfirmasi dulu benar ada penyidikan, benar sudah ada tersangka baru dalam kasus KTP elektronik ini,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (7/11/2017).

Namun, siapa tersangka baru itu, perannya apa saja, dan rincian lebih lanjut belum dapat disampaikan saat ini.
KPK menyatakan akan menyampaikan secara lengkap pada konferensi pers dalam waktu dekat.

Dengan adanya tersangka baru ini, KPK membenarkan telah menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru. Sprindik baru tersebut dikeluarkan pada akhir Oktober 2017.

(detik.com)

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Inilah Alur KPK Tetapkan Setya Novanto Menjadi Tersangka Kembali

in Detik News
setya novanto detik-bola

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Sebelumnya, KPK pernah menetapkan Novanto sebagai tersangka dalam kasus ini. Namun, Novanto memenangkan gugatan praperadilan yang diajukannya. Putusan praperadilan membatalkan status tersangka Novanto.

JADWAL MOTOGP TERBARU

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, KPK mempelajari dengan seksama putusan praperadilan yang diputus pada 29 September 2017 dan aturan hukum lainnya yang terkait.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Pada 5 Oktober 2017, KPK melakukan penyelidikan baru untuk pengembangan perkara KTP elektronik.

Dalam proses penyelidikan, KPK telah meminta keterangan sejumlah pihak dan mengumpulkan bukti-bukti yang relevan.

Pada penyelidikan ini, KPK juga memanggil Novanto sebanyak dua kali yaitu pada 13 Oktober dan 18 Oktober 2017.

Akan tetapi, Novanto tidak dapat hadir dengan alasan ada pelaksanaan tugas kedinasan.

“Dalam proses penyelidikan tersebut juga telah disampaikan permintaan keterangan terhadap saudara SN sebanyak dua kali. Namun, yang bersangkutan tidak hadir,” kata Saut, dalam jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (10/11/2017).

Pada 31 Oktober, KPK menerbitkan surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) tersangka Setya Novanto.

Dalam kasus ini Novanto bersama sejumlah pihak diduga menguntungkan diri sendiri, orang lain, atau korporasi.

Adapun, sejumlah pihak itu antara lain Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo, pengusaha Andi Agustinus atau Andi Narogong, dua mantan Pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto.

Pasal yang disangkakan terhadap Novanto yakni Pasal 2 ayat 1 Subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Menurut Saut, proses pemeriksaan saksi telah dilakukan selama tahap penyidikan dengan memanggil pihak dari unsur anggota DPR, swasta, dan pejabat atau pegawai kementerian.

KPK juga telah mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kepada Setya Novanto, pada 3 November 2017. Pengiriman SPDP ini sebagai pemenuhan hak tersangka.

SPDP untuk Novanto dikirimkan ke kediamannya di Jalan Wijaya XIII, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kasus e-KTP diduga mengakibatkan kerugian negara sekurang-kurangnya Rp 2,3 triliun, dari nilai paket pengadaan sekitar Rp 5,9 triliun.

(kompas.com)

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Setya Novanto Menang di Praperadilan dan Bebas Dari Kasus E-KTP

in Detik News
setnov bebas detik-bola

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan gugatan praperadilan Setya Novanto. Dengan demikian, Ketua DPR itu kini tidak lagi berstatus sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP. “Mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian,” kata hakim tunggal Cepi Iskandar, saat membacakan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (29/9).

JADWAL MOTOGP TERBARU

Hakim menilai bahwa penetapan Novanto sebagai tersangka oleh KPK tidak sesuai dengan prosedur. Berdasarkan hal tersebut, hakim memutuskan bahwa penetapan tersangka terhadap Novanto tidak sah. Dalam gugatannya, Novanto mencantumkan 6 poin permohonan (petitum).

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Salah satunya adalah meminta agar pengadilan menyatakan penetapan tersangka KPK terhadap dirinya adalah tidak sah. Selain itu, Novanto juga meminta pengadilan agar KPK menghentikan penyidikan terhadap dirinya.Novanto mengajukan gugatan praperadilan pada Senin (4/9) lalu, dan teregister dalam Nomor 97/Pid.Prap/2017/PN Jak.Sel. Ketua Umum Partai Golkar itu telah ditetapkan sebagai tersangka di kasus korupsi e-KTP sejak 17 Juli 2017.

Melalui pengusaha yang diduga sebagai orang dekatnya, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Novanto diduga mengkondisikan peserta dan pemenang tender e-KTP. Mereka memiliki peran, baik dalam proses perencanaan, pembahasan anggaran, dan proses pengadaan barang dan jasa.Novanto diduga melanggar Pasal 3 atau 2 ayat 1 UU Pemberantasan Korupsi Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Pasal-pasal tersebut mengatur tindakan penyelenggara negara menguntungkan diri sendiri, atau orang lain, atau korporasi, secara bersama-sama dan melawan hukum.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Go to Top