Tag archive

sby

Anas Siap Ladeni SBY Dan Bongkar Keterlibatan Ibas, Cek Videonya

in Detik News
SBY-VS-ANAS detik-bola

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum siap bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk membongkar dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus Hambalang, termasuk Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Anas siap menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tim penyidik KPK dalam pemeriksaan nantinya.

JADWAL MOTOGP TERBARU

Ini Dia Video Versi 5 Menit Hanna Anisa Mahasiswa UI, Bukan Siksa Kubur

“Tidak ada alasan tidak siap, tinggal penyidiknya bagaimana,” kata pengacara Anas, Firman Wijaya, melalui telepon ketika ditanya apakah Anas siap menjawab pertanyaan penyidik KPK terkait keterlibatan Ibas, Sabtu (11/1/2014).

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Menurut Firman, terbongkarnya dugaan keterlibatan Ibas bukan bergantung pada keterangan Anas. Tim penyidik KPK-lah yang seharusnya menggali dugaan tersebut. “Pertanyaan penyidik itu harusnya diarahkan karena ini menyangkut Kongres, ini bukan Kongres Anas tetapi Kongres Partai Demokrat. Siapa pun subyek partai harus diperiksa, apalagi ada dugaan uang ke Kongres,” ujar Firman.

Dalam proses penanganan kasus pidana, lanjut Firman, penyidik berwenang untuk mencari kebenaran materiil maupun kebenaran formal. Penyidik bisa memulainya dengan memeriksa siapa saja yang dianggap mengetahui, mendengar, atau melihat suatu perbuatan pidana yang disangkakan kepada tersangka.

“Jadi tidak ada halangan bagi penyidik KPK untuk mencari berdasarkan kebenaran materiil,” kata Firman.

Juru Bicara KPK Johan Budi sebelumnya mengatakan, kemungkinan pemeriksaan Ibas tergantung sejauh mana keterangan Anas mengenai Ibas yang disampaikan kepada penyidik KPK. Jika dalam pemeriksaan Anas menyampaikan informasi terkait Ibas dengan didukung bukti-bukti, maka KPK bisa saja memeriksa putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Nama Ibas disebut

Sebelumnya mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Cilacap Tri Dianto yang juga loyalis Anas menyebut SBY dan Ibas sebagai pihak yang seharusnya diperiksa KPK terkait penyidikan kasus dugaan gratifikasi proyek Hambalang. Menurut Tri, SBY selaku Dewan Pembina Partai Demokrat ketika itu merupakan penanggung jawab Kongres Partai Demokrat 2010. Sementara itu, Ibas bertindak sebagai steering committee dalam kongres.

Mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai Yulianis juga mengaku pernah menyebut nama Ibas ketika diperiksa sebagai saksi dalam kasus Hambalang yang menjerat Anas. Menurut Yulianis, nama Ibas disebutnya saat penyidik mencecarnya soal penyelenggaran Kongres Partai Demokrat 2010.

Yulianis mengungkapkan, ada catatan keuangan Grup Permai yang menyebutkan aliran dana 200.000 dollar AS ke Ibas. Dana tersebut, kata Yulianis, berkaitan dengan pelaksanaan Kongres Partai Demokrat 2010. Kepada wartawan, Yulianis menyebut uang 200.000 dollar AS itu berasal dari proyek Grup Permai yang bermasalah.

Sejauh ini, KPK belum memeriksa Ibas. Ketua KPK Abraham Samad sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya belum memanggil Ibas untuk diperiksa dalam kasus Hambalang karena belum menemukan cukup bukti mengenai keterlibatan Ibas yang perlu diklarifikasikan kepada yang bersangkutan.

Keterangan yang disampaikan Yulianis terkait Ibas, menurut Abraham, hanya dilontarkan dalam persidangan, dan tak pernah secara resmi dikatakan kepada penyidik KPK untuk dimasukkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Abraham juga menegaskan, meski nantinya Yulianis telah mengatakan keterlibatan Ibas dalam BAP, KPK belum dapat memanggil Ibas. Pemanggilan itu harus didukung dua alat bukti atau keterangan lain untuk memperkuat pernyataan Yulianis.

Ibas sudah membantah dirinya terlibat korupsi. “Saya katakan tudingan tersebut tidak benar dan tidak berdasar. 1.000 persen saya yakin kalau saya tidak menerima dana dari kasus yang disebut-sebut selama ini,” kata Ibas.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Jokowi dan SBY Telah Bertemu dan Berbincang di Beranda Istana Merdeka

in Detik News
pepo bahagia detik-bola

Presiden Jokowi menerima Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka. Kedua terlihat berbincang santai dan minum teh bareng di beranda Istana Merdeka.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

SBY dan Jokowi terlihat muncul di beranda Istana Merdeka sekitar pukul 12.50 WIB, Kamis (9/3/2017). Presiden Jokowi mengenakan batik lengan panjang biru gelap, sedangkan SBY mengenakan batik lengan panjang warna cokelat.

Keduanya salaman dan berpose di depan wartawan, kemudian duduk di kursi yang ada di beranda itu. Keduanya lalu berbincang akrab.

Pelayan Istana lalu mengantarkan minuman dan makanan untuk keduanya. Jokowi tampak aktif berbicara, tangannya bergerak-gerak, SBY memperhatikan.

Setelah sekitar 7 menit, wartawan diperkenankan mendekat. Keduanya lalu menggelar jumpa pers.

Berikut foto-fote pertemuan Jokowi-SBY, sumber detik.com

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Tweet Ibas Terkena Sindiran Menohok Dari Komedian, Ini Isinya…

in Detik News
ibas detik-bola

Sebuah sindiran tajam menyasar Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Tweet tersebut jadi viral dan memicu tanggapan dari netizen, Rabu (15/2/2017).
Komedian tersebut adalah Arie Kriting, ia keluarkan kicauan ini pada Selasa (14/2/2017) malam.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Satriaddin Maharinga Djongki nama asli dari juara 3 Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV season ketiga pada tahun 2013.
Arie Kriting bukan hanya dikenal sebagai seorang komedian ia juga aktor sekaligus tim komedi pada beberapa film, tugasnya menyusun joke-joke yang menawan untuk bikin film tersebut makin menarik.
Arie dikenal aktif di sosmed satu di antaranya melalui Twitter, ia memiliki banyak followers.
Kali ini Arie mengunggah sebuah tweet menohok, ia dikenal pandai menyusun kata-kata sindiran.
Kali ini sindirannya sangat telak.
“Menyapa dengan sebutan “wahai rakyatku” padahal bukan siapa-siapa itu, sama saja dengan menyapa “Hai sayang” padahal kenal juga enggak.” Tulis ARIE KRITING ‏@Arie_Kriting .

Tweet Ari picu tanggapan netizen
PAWIT NU KEBUMEN ‏@kidholics_kbm: @Arie_Kriting sudah gila dia ka ema,,wkwk.
It’s me… ‏@yesmie: @Arie_Kriting kege’eran aja dia, gak sudi jd rakyatnya, sorry2 aja yeee.
Tio #JNWA ‏@tioharimurtie: @Arie_Kriting SKSD Sok Kenal Sok Dekat (istilah jadul) .
Rico Siahaan ‏@ricosiahaan: @Arie_Kriting ngarep jd cagub eh malah abangnya yg dicalonin. Dari hati bgt pasti nyebutnya .
Gideon Boediwibowo ‏@bowotri: @Arie_Kriting pacaran kagak, tapi patah hati melulu….
halimhaz ‏@chocobala: @Arie_Kriting dy yg sekolah politik tapi malah yg laen yg dicalonin.
Ariiffff ‏@SetiadiArief: @Arie_Kriting anjaaaayy bang, kyak mau ngasih cokelat ke pacar tapi gak punya pacar.
Fayza Pechek ‏@FPechek: @Arie_Kriting hahaaaaa bnerrrrr bangettt bang ari.

Choir Huda ‏@nayaqula: @Arie_Kriting Lagi main ketoprak dia…

Heboh kicauan Ibas
Seperti diberitakan sebelumnya jagat media sosial heboh dengan cuitan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Tweet anak bungsu Presiden ke-6 RI ini jadi viral dan tuai protes, Rabu (15/2/2017).
Berawal dari cuitan Ibas ini.
“Wahai Rakyatku & Saudara”ku.
“Janganlah kita larut dlm Demokrasi yg Menyesatkan (Fitnah). Masih bnyk cara yg lebih Ksatria menuju satu tujuan”

Cuitan Ibas tak hanya memicu trending topic bahkan parodi atau plesetan tweet yang bikin terpingkal-pingkal namun juga protes.
Komentar-komentar protes nan-nyelekit bermunculan di kolom komentar berita di bawah ini.
Netizen pengguna Facebook unggah protes yang ditujukan pada Ibas.
Sebagian besar tak rela kalau ia disebut sebagai rakyatnya Ibas.
Berikut protes netizen.
Rudy Chang: Waduh…hebat benar ngomong wahai rakyatku, yg cocok bicara sperti itu adalah seorang Raja, ini nih ciri” seorang pemimpi yg mimpi disiang bolong ingin jadi Penguasa hahaha
Diyan Ariana: Sy bukan rakyatmu bahkan bukan saudara mu, sejak kapan sy jdi rakyat dan saudara mu.
Klu mau jadi pemimpin baru ,au mengakui rakyat dan saudara mu, dulu wktu jdi pemimpin, gak pernah mengaku rakyat dan saudaramu….
Mimpi kali yaaa….
Ahmad Basiron: Sejak kapan dia punya rakyat? Emang dia seorang Raja ?saya nggak merasa jadi rakyatnya!
Puji Lestari: haaduuhhh serius bkn ngakak.dlm mimpi dia jadi persident jadi kesebut dah kata2 itu keblinger tenan
Ani Esi: Mimpi jadi raja dia… Makanya kita hrs jwb,sendiko baginda.
Sebasthian Somba SeaGhost: Rakyatku ?…wew…ketahuan klo dia seorang ambisius untuk menjadi seorang penguasa….
Dariyah Salim: Mf bung ibas kami bukan sodaramu
Kau ini ngaku” sodara karena lgi kepepet butuh dukungan,,???
We are not stupid like what you think..
Ki Ageng Lawu: Enak aja rakyatmu, emang elu siapa ??? Rajaku, bangun dan lihat sekelilingmu ini 2017 bukan 2007.
Ayu Fetrisia: Wahai rakyatku dan saudaraku, kasihan sekali bapak itu dinegara mana dia jadi presiden sehingga dia punya rakyat….

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Tidak Hanya SBY, Ibas Yudhoyono Juga Bereaksi Atas Statement Antasari

in Detik News
ibas detik-bola

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar, berbicara mengenai dugaan kriminalisasi terhadap dirinya.

Antasari sebelumnya terjerat kasus pembunuhan bos Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen.

Ia menyebutkan, Susilo Bambang Yudhoyono yang saat itu menjabat Presiden mengetahui persis kasus yang menjeratnya. Tidak tanggung-tanggung Antasari menyebut Hari Tanoe sebagai suruhan SBY.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Antasari bahkan menyebut, ada keterlibatan Putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam kasus tersebut.

Antasari menyebutkan, pada 2009 ada laporan tentang persoalan IT di KPU. Bahkan, kata dia, laporan tersebut melibatkan Ibas.

“Yang mengadakan alat IT KPU itu salah satu putra SBY, Ibas pengadaan IT KPU,” kata Antasari saat wawancara eksklusif dengan Metro TV, Selasa (14/2).

Antasari menceritakan, dugaan keterlibatan Ibas itu berupa laporan ke KPK. Dia tak menyebutkan siapa yang melaporkan itu. Antasari pun hendak mengusut kasus itu, sayang dia sudah lebih dulu ditangkap karena terlibat kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnain, yang disebutnya kasus ini bentuk kriminalisasi SBY.

“Informasi masuk ke kita seperti itu, kita telusuri, tetapi belum sampai ke sana, saya sudah masuk duluan,” jelas dia sembari menjelaskan saat ingin mengusut kasus ini, penghitungan Pileg 2009 sedang berlangsung.

Atas tudingan Antasari, Ibas pun langsung merespon melalui akun twiternya.

Berikut twitnya :

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Panik, Curhatan SBY Dan Tuduhan Terhadap Jokowi Atas Statement Antasari

in Detik News

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar, berbicara mengenai dugaan kriminalisasi terhadap dirinya.

Antasari sebelumnya terjerat kasus pembunuhan bos Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen.

Ia menyebutkan, Susilo Bambang Yudhoyono yang saat itu menjabat Presiden mengetahui persis kasus yang menjeratnya.

“Untuk itu saya mohon kepada Bapak SBY jujur, beliau tahu perkara saya ini. Cerita, apa yang beliau alami dan beliau perbuat,” ujar Antasari, di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (14/2/2017).

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Antasari mengatakan, SBY harus terbuka mengenai siapa saja pihak yang diminta merekayasa kasusnya.

Ia mengungkapkan, sekitar Maret 2009, ia didatangi CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo.

Hary, kata Antasari, mengaku diperintah oleh SBY untuk menemuinya.

“Datang minta supaya saya jangan menahan Aulia Pohan karena katanya ‘Saya bawa misi, saya diminta temui Bapak’,” kata Antasari, mengulang pernyataan Hary.

Saat itu, Antasari menolak.

Ia mengatakan, tidak mungkin Aulia Pohan tidak ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi aliran dana Bank Indonesia sebesar Rp 100 miliar kepada para mantan pejabat BI dan anggota DPR RI.

Namun, Hary terus mendesak.

“‘Waduh Pak, saya mohon betul-lah. Saya bisa ditendang dari Cikeas karena bagaimanapun nanti masa depan Bapak bagaimana’,” kata Antasari menirukan ucapan Hary saat itu.

“Saya bilang, saya sudah memilih profesi penegak hukum kok, risiko apa pun saya terima,” kata Antasari.

Dua bulan setelah itu, pada Mei 2009, Antasari Azhar ditangkap. Ia dituduh membunuh Direktur Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen.

Terkait pernyataan Antasasari Azhar, SBY melalui akun twitternya langsung menanggapi. Sadisnya, SBY secara langsung menuding Jokowi memberikan grasi untuk menyerangnya. Berikut status yang terkesan panik dan semakin menunjukkan sifat asli SBY :

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Curhatan SBY di Twitter Mendapat Sindiran Pedas Anas Urbaningrum Dari Balik Jeruji

in Detik News
tweet annas detik-bola

judi bola online

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyindir tweet yang disampaikan presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, terkait aksi mahasiswa yang menggeruduk rumahnya di Kuningan, Jakarta Selatan. Sindiran itu disampaikan Anas melalui akun Twitternya.

“Pak Presiden SBY (saat itu) yg mencintai hukum dan keadilan. Tahukah Bapak brp kali demonstran dikirim ke rumah saya? *abah,” tulis Anas, dalam akun @anasurbaningrum yang dikutip Liputan6.com, Jakarta, Rabu (8/2/2017).

Anas menyatakan, saat itu ia mempertanyakan haknya sebagai warga negara untuk mendapatkan rasa aman. Namun begitu, ia tidak menumpahkan keluh kesahnya itu dalam akun Twitter.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

“Saya bertanya kpd Presiden (saat itu), apakah Bapak peduli thd keselamatan dan keadilan? Alhamdulillah, saya tidak ngetuit. *abah,” ujar Anas.

Menurut mantan Ketua Umum PB HMI ini, unjuk rasa memang tak etis dilakukan di kediaman seseorang. Dia pun hanya mendoakan agar SBY dalam keadaan sabar.

“Demo ke rumah pribadi jelas tidak elok. Saya berdoa smg Pak SBY diberikan ketenangan dan kesabaran. *abah,” kata dia.

Tweet tersebut ditulis Anas dalam secarik kertas yang disampaikan kepada sahabatnya. Kemudian pesan itu kembali ditulis ke dalam akun Twitter milik Anas.

“Disalin dari tulisan tangan Mas Anas yg dititipkan lewat sahabat yg berkunjung hari ini. *admin,” demikian tweet Anas.

 

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Survey : Habib Rizieq Ungguli Ahok Dan Megawati Sebagai Capres

in Detik News
habib rizieq detik-bola

Selain soal elektabilitas cagub-cawagub DKI 2017, lembaga survei Media Survei Nasional (Median) memaparkan hasil calon presiden yang dipilih oleh warga DKI Jakarta. Siapa saja yang menjadi capres pilihan warga DKI?

Dari hasil survei, nama Joko Widodo menempati peringkat pertama capres pilihan warga DKI dengan persentase 29 persen. Kemudian disusul oleh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto 28,3 persen, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono 11,5 persen, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dengan 9,4 persen, dan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq 4,2 persen.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Pengambilan data survei dilakukan pada 29 Januari hingga 2 Februari 2017 dengan total 800 responden. Quality control dilakukan terhadap 20 persen sampel yang ada.

Metodologi survei menggunakan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi kota madya dan gender. Margin of error survei kurang-lebih 3,4 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

“Kami menanyakan kepada responden, jika pemilihan presiden dilakukan saat ini, siapakah toko yang akan anda pilih. Hasilnya, Jokowi menempati peringkat pertama dengan 29 persen, lalu Prabowo Subianto 28,3 persen, Susilo Bambang Yudhoyono di peringkat ketiga dengan 11,5 persen,” kata Direktur Riset Median Sudarto di Restoran Bumbu Desa, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Senin (6/2/2017).

Selain lima nama tersebut, tokoh lainnya yang dipilih oleh warga DKI untuk menjadi capres pada 2019 mendatang adalah Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, yang memperoleh persentase 1,9 persen. Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga masuk dalam bursa capres pilihan warga DKI dengan angka 1 persen.

Di peringkat selanjutnya hasil survei Median ada nama musisi yang juga Ketum Partai Idaman, Rhoma Irama. Rhoma memperoleh suara 0,6 persen. Sementara itu, ada pula Yusril Ihza Mahendra dengan angka 0,5 persen.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga ikut masuk ke dalam hasil survei. Ia memperoleh 0,5 persen suara sebagai capres yang dipilih warga DKI versi Median. Sosok selanjutnya yang dipilih adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan persentase 0,5 persen.

Pengusaha yang juga Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoe Soedibjo memperoleh angka yang sama, yakni 0,5 persen, diikuti dengan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Aburizal Bakrie 0,5 persen.

Menko Polhukam Wiranto turut meramaikan nama bursa capres yang dipilih warga DKI dengan perolehan 0,3 persen suara. Diikuti dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 0,1 persen. Di peringkat terakhir ada nama Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dengan 0,1 persen.

Berikut peringkat lengkap capres pilihan warga DKI versi Median:

1. Joko Widodo 29 persen
2. Prabowo Subianto 28,3 persen
3. Susilo Bambang Yudhoyono 11,5 persen
4. Jenderal Gatot Nurmantyo 9,4 persen
5. Habib Rizieq Syihab 4,2 persen
6. Ridwan Kamil 1,9 persen
7. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 1 persen
8. Rhoma Irama 0,6 persen
9. Yusril Ihza Mahendra 0,5 persen
10. Megawati Soekarnoputri 0,5 persen
11. Jusuf Kalla 0,5 persen
12. Hari Tanoe Soedibjo 0,5 persen
13. Aburizal Bakrie 0,5 persen
14. Wiranto 0,3 persen
15. Tri Rismaharini 0,1 persen
16. Hidayat Nur Wahid 0,1 persen

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Ini Sindiran Pedas Ruhut Sitompul Terhadap Cuitan SBY

in Detik News
ruhut sitompul detik-bola

Mantan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono berkicau di Twitter tentang maraknya berita hoax dan fitnah. Menanggapi hal tersebut, mantan pengurus DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyesalkan pernyataan SBY.

Ruhut mengingatkan, SBY pernah mengeluarkan pernyataan dengan nada marah -marah yang menyebutkan lebaran kuda. Akibatnya, pascapernyataannya itu, demo besar terus terjadi di Jakarta.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

”Pak SBY jangan biasakan pintar menunjuk hidung orang, tapi tak menunjuk hidung sendiri. ada dampaknya ya mesti bisa terima dong,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (21/1).

Ruhut menilai, justru fitnah-fitnah yang dilayangkan ke Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai calon gubernur DKI Jakarta semakin terungkap. Ruhut mengatakan dalam pemeriksaan saksi -saksi, terungkap ada yang berkaitan dengan Pilkada, ada juga yang berkaitan dengan aliran dana makar.

”Mau bilang apa? kok fitnah. Itu kan polisi yang bekerja. Jadi era gaya-gaya SBY zaman dulu sudah enggak kena. Orang sudah tahu siapa dia,. Karena itu, aku bilang hati -hati, mulutmu harimaumu. Lebaran kuda itu yang akhirnya membuat ada demo-demo,” tegasnya.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Go to Top