Tag archive

saracen

Eggi Sudjana: Kalau Saya Tetap Diperiksa, Berarti Ngajak Perang

in Detik News
egy sudjana perang detik-bola

Advokat Eggi Sudjana menduga dirinya menjadi target, jika kepolisian ngotot ingin memeriksa dirinya, terkait kasus kelompok penyebar berita hoax, Saracen.

Menurut Eggi, kasus tersebut sebenarnya telah benderang, karena sudah memasuki tahap penyidikan dan tidak ada satu bukti mengarah keterlibatan dirinya.

JADWAL MOTOGP TERBARU

“Kalau tetap saya diperiksa, sudah terang benderang saya tidak terlibat, berarti saya jadi target. Ini namanya kriminalisasi. Tidak kriminal dibuat kriminal. Berarti ajak perang,” kata Eggi saat diskusi bertajuk ‘Saracen dan Wajah Media Sosial Kita’ di Cikini, Jakarta, Sabtu (26/8/2017).

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Eggi mengatakan, pada dasarnya dia menghormati kepolisian.

Namun, Eggi berpendapat dia harusnya dipanggil untuk dimintai keterangannya, jika sudah jadi tersangka.

Atau jika Ketua Saracen Jasriadi mengungkapkan bahwa benar Eggi adalah salah satu pengurus Saracen.

“(Misalnya) Hasil penyelidikan sudah benar saya ada di situ. Saya sudah terindikasi melakukan tindak pidana, baru pantas panggil kita. Tapi ini saya tahu menahu juga tidak, tersangka juga tidak mengenal saya, kok mau dipanggil lagi? Enggak ada ilmu hukum seperti itu,” tutur Eggi.

Polisi membongkar sindikat penyebar ujaran kebencian atau hate speech dan SARA melalui media sosial, Saracen.

Polisi telah menangkap tiga orang dan ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka adalah Jasriadi (32) yang berperan sebagai ketua, Muhammad Faizal Tanong (43) sebagai koordinator bidang media dan informasi, serta Sri Rahayu Ningsih (32) sebagai koordinator grup wilayah.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Sumber : wartakota.tribunnews.com

Tidak Dibela, Asma Dewi Akan Bongkar Kecurangan Anies-Sandi di Pilkada

in Detik News
asma dewi bongkar detik-bola

Polisi akan mendalami keterkaitan antara seorang ibu rumah tangga yang diduga terkait dengan Saracen, Asma Dewi, dengan salah satu pasangan calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada lalu.

Namun Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, mengaku tidak ingin cepat mengambil kesimpulan bahwa Asma Dewi terkait dengan paslon cagub tersebut.

JADWAL MOTOGP TERBARU

judi bola online“Itu jadi salah satu poin nanti kita mendalami. Kita tidak boleh berandai-andai, kita harus periksa dulu. Kalau memang faktanya seperti itu nanti kan kita sampaikan kepada rekan-rekan,” ungkap Setyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jln Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (11/9/2017).

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Menurut penelusuran Tribunnews.com pada akun Facebook Asma Dewi Ali Hasjim yang diduga milik Asma Dewi, terdapat postingan yang menyatakan bahwa dirinya mendukung Paslon Cagub nomor 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Polisi juga belum menemukan data yang menyebutkan bahwa dirinya aktif dalam gerakan Tamasya Al-Maidah.

“Saya belum dapat datanya itu tapi yang jelas mereka melakukan ujaran kebencian yang menurut penyidik layak untuk ditindak ternyata dia mempunyai aliran dana ke Saracen,” kata Setyo.

Tim dari Direktorat Tindak Pidana Korupsi Siber (Dittipidsiber) melakukan penangkapan terhadap seorang ibu rumah tangga bernama Asma Dewi.

Asma Dewi ditangkap di rumahnya kakaknya yang menjadi anggota kepolisian di kompleks AKRI, jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan pada Jumat (11/9/2017).

“Yang bersangkutan ditangkap, diduga melakukan tindak pidana ujaran kebecian sara dan penghinaan,” ujar Setyo.

Sesuai KTP, Asma Dewi sehari-hari berprofesi sebagai ibu rumah tangga yang beralamat di Ciledug Raya , Jakarta Selatan. Selama ini, Asma Dewi tinggal di Sulawesi Utara.

“Dia sendiri posting SARA di Facebook. Ya akun dia sendiri dan ada kerja sama dengan saracen itu,” kata Setyo.

Barang bukti yang disita dari tersangka adalah dua unit device dan postingan berbau SARA.

Ajukan Penangguhan Penahanan

Djudju menyatakan pihaknya akan mengajukan penangguhan penahanan kepada kliennya dalam waktu dekat. Sebab, penahanan kliennya dirasa terlalu subjektif.

“Kita pertama akan ajukan penangguhan penahanan supaya klien kami tidak ditahan, sebab ini sangat subjektif,” ujar dia.

Djudju juga menyebutkan tidak menutup kemungkinan Asma Dewi akan Membongkar Semua Kecuragan dalam Pilkada 2017 di praperadilan. Apalagi penangkapan klienya tidak ada pembelaan dari semua orang yang telibat.

“Kita akan lihat prosedur penangkapan, kita bisa ke praperadilan, banyak pelanggaran ini,” pengacara Asma Dewi itu menandaskan.

(TribunNews.com)

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Akhirnya ! Sandiaga Uno Akui Soal Asma Dewi, Walaupun Sedikit Ngeles

in Detik News
asma dewi anies sandi detik-bola

Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan Asma Dewi bukan bagian dari tim pemenangannya semasa Pilkada DKI Jakarta 2017 silam.Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan Asma Dewi bukan bagian dari tim pemenangannya semasa Pilkada DKI Jakarta 2017 silam.

JADWAL MOTOGP TERBARU

Dewi merupakan tersangka kasus ujaran kebencian yang menyebarkan konten negatif saat Pilkada DKI Jakarta dan mengaku sebagai relawan pasangan Anies Baswedan dan Sandi.
“Bu Asma Dewi bukan dari tim pemenangan, tapi relawan yang cukup aktif. Selama kampanye, kami selalu mengingatkan jangan ada ucapan kebencian,” kata Sandi saat ditemui Kompas.com di British School of Jakarta, Bintaro Sektor 9, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Jumat (15/9/2017) malam.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Sandi mengungkapkan, dirinya tidak kenal dengan Dewi. Namun, dia membenarkan bahwa Dewi adalah salah satu relawannya. Menanggapi kasus yang menjerat Dewi, Sandi hanya bisa menyampaikan rasa prihatinnya.
“Tentunya kami sangat prihatin kalau polisi menemukan pelanggaran hukum Bu Asma Dewi,” tutur Sandi.

Polisi menangkap Dewi atas dugaan penyebaran ujaran kebencian dan penghinaan terhadap kelompok tertentu melalui akun Facebook-nya, beberapa waktu lalu.
Dari pengembangan perkara, diketahui Dewi mentransfer Rp 75 juta kepada kelompok Saracen.
Menurut polisi, nama Dewi tertera dalam struktur pengurus Saracen yang tercantum dalam website. Namun, Dewi membantah dirinya bagian dari kelompok tersebut.

(infoteratas.com)

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

 

Inilah Curhat Kekecewaan Kawan Asma Dewi Atas Anies-Sandi di Facebook

in Detik News
asma dewi uno detik-bola

asma dewi sandiaga uno detik-bolaPolisi menangkap seseorang bernama Asma Dewi terkait konten negatif bernada ujaran kebencian di media sosial Facebook. Asma Dewi ditangkap di kompleks AKRI, Ampera, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/9/2017) lalu.

JADWAL MOTOGP TERBARU

“Tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Jumat, 8 September 2017, di kompleks AKRI, Jakarta Selatan, telah menangkap seseorang atas nama AD,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto kepada wartawan di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (11/9).

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

“Yang bersangkutan ditangkap, diduga melakukan tindak pidana ujaran kebencian, SARA, dan penghinaan,” sambung Setyo.

Asma Dewi ditangkap karena menebar ujaran kebencian di Facebook. Dalam perjalanannya, polisi menemukan data bahwa Asma Dewi juga terlibat dalam grup Saracen. Asma Dewi, kata Setyo, pernah mentransfer uang sebesar Rp 75 juta kepada anggota inti Saracen berinisial NS.

Di akun facebook Asma Dewi pun terdapat beberapa foto dengan Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ahmad Dhani dan beberapa tokoh pendukung Anies-Sandi pada pilkada DKI 2017 kemarin. Namun baik Anies-Sandi maupun Gerindra kompak membantah bahwa Asma Dewi adalah bagian dari tim pemenang Anies-Sandi. Gerindra pun membantah bahwa Prabowo Subianto tidak mengenal Asma Dewi.

Belakangan ramai beredar status facebook teman Asma Dewi yang mengkritik Anis-Sandi. Berikut kutipannya:

ASMA DEWI adalah kawan saya
Yg sama sama berjuang dalam pilkada jakarta, untuk terpilihnya pemimpin Muslim, tak perlu ada keraguan bahwa ASMA DEWI adalah kawan saya, TIDAK LAYAK Bila ANIS SANDI tidak mengakui hasil perjuangan dari KAMI para relawan yg berjuang , dengan cara sendiri ataupun secara bersama , LALU apa yg membuat takut atas pengakuan terhadap ASMA DEWI secara pribadi ataupun bersama, bukankah yg terpilih dan atau berjuang untuk dipilihnya yg terpilih sekarang untuk menuju MAJU KOTANYA BAHAGIA WARGANYA, JANGAN SEKALI KALI TERMASUK KEDALAM GOLONGAN ORANG ORANG YG LUPA AKAN NIKMAT TUHAN YG TELAH DI BERIKAN,

Komentar netizen:

Sholeh Rahmad Al Saaid: sip bro. kita berjuang buat anies sandi menang tapi apa yang mereka kasih cuma kertas kosong

Mang Kardun: Kalau Berjuang sebagai relawan mestine jangan berharap kertas isi..kalau berjuang sebagai embretan ya ncen kudu nungtut upah… Embrrtan kwoh

Zainur Rahman:sembarangan kertas kosong itu sertifikat surga bro wkkww

A Dee Sukma: Sertifikat nya mesti buruan dilegalisir…tar penjaga surga nolak lho

Mazlarto Baewis: Brati jelas banget dong bang yg kemaren menangnya karna sara dan nyewa kelompok saracen??

Leonardus Agung Risdian:Resiko perjuangan,
habis manis sepah dibuang.

Mohon bersabar ini ujian…

Nancy Cynthia Weber: Mas Ages Somad yang sabar, mmg kadang kita salah memilih, saya juga dulu pro PS, cm kebetulan saya disadarkan lebih cepat dr mas. Gusti mboten sare mas… ???

 

(infoteratas.com)

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

 

Asma Dewi Ditangkap Bukan Karena Status Vaksin Cina, Aslinya…

in Detik News
asma dewi detik-bola

Seorang bernama Asma Dewi ditangkap penyidik Polri. Dia ditangkap karena kedapatan mentransfer uang Rp 75 juta ke pengurus Saracen.

Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto mengatakan penyidik siber telah mengantongi informasi bahwa Asma Dewi juga terlibat grup Saracen. Asma Dewi, kata Setyo, pernah mentransfer uang sebesar Rp 75 juta kepada anggota inti Saracen berinisial NS.

JADWAL MOTOGP TERBARU

“Penyidik sudah dapat info tentang yang bersangkutan melakukan transfer uang senilai 75 juta ke NS. NS adalah anggota inti grup Saracen. NS Kemudian transfer ke D. Dalam mutasi tersebut disebut untuk membayar Saracen,” ungkap Setyo.

tamasya almaidah detik-bolaJudi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Hal itu disampaikan Setyo kepada wartawan di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (11/9/2017).

Setyo mengatakan uang tersebut bermuara ke seseorang berinisial R, yang berperan sebagai bendahara Saracen. “D transfer uang ke R, bendahara Saracen,” imbuh Setyo.

Sebelumnya sejak 2 hari lalu beredar kabar kalau Asma Dewi ditangkap karena status Vaksin dari Cina. Pemerintahan Jokowi dituding semena-mena karena membuat status saja langsung diciduk. Ternyata Asma Dewi ditangkap karena ada hubungannya dengan Saracen. (detik.com / infoteratas.com )

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

 

Wanita Penyuntik Dana Saracen Senilai Rp 75 Juta Saracen Ditangkap

in Detik News
asma dewi detik-bola

Penyelidikan bisnis fitnah Saracen terus bergulir. Terbaru, polisi menangkap Asma Dewi karena kasus hate speech. Penangkapan dilakukan pada Jumat 8 September lalu oleh petugas Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

saracen detik-bola

JADWAL MOTOGP TERBARU

Selain hate speech, polisi juga menemukan adanya aliran dana dari Asma Dewi ke kelompok Saracen.
“Ditangkap karena dugaan hate speech,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (11/9).

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Asma Dewi ditangkap di rumah kakaknya yang seorang polisi. Menurut Setyo, dalam penangkapan ini penyidik menyita 2 HP pelaku dan bukti postingan SARA.
“Postingan hate speech di akun pribadi dia dan Saracen,” ujar Setyo.Dalam penyelidikan, polisi menemukan adanya aliran dana dari Asma Dewi kepada Saracen. “Penyidik mendapat bukti yang bersangkutan transfer uang Rp 75 juta ke NS, dia anggota Saracen,” beber Setyo.

NS yang merupakan anggota Saracen ini, lanjut Setyo, mentransfer ke seseorang berinisial D. Dalam keterangannya disebutkan untuk membayar Saracen.
“Kemudian (dari D) ditransfer ke R yang merupakan bendahara Saracen, penyidik akan berkoordinasi dengan PPATK untuk melacak uang ini,” tegas Setyo.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Go to Top