Tag archive

liga champions UEFA

Mampukah Real Madrid Hancurkan Atletico Madrid

in Berita Bola
real madrid vs atletico madrid detik-bola

Mampukah Real Madrid Hancurkan Atletico Madrid

Detik Bola | Berita Bola Menjelang laga final Liga Champions yang akan digelar 29 Mei mendatang, muncul banyak prediksi seputar siapa yang laik jadi juara. Real Madrid dinilai memiliki kans lebih besar jika dikaitkan dengan pencapaian di ajang kompetisi yang sama sebelumnya.

Sejak awal digelarnya ajang kompetisi Liga Champions, Los Blancos sudah pernah memenangkan 10 gelar si kuping besar tersebut, sementara 3 kali harus berada di posisi runner up. Sementara anak asuh Diego Simeone memiliki catatan lebih sedikit, yang hanya pernah mengisi posisi kedua sebanyak dua kali, tanpa sekalipun pernah naik podium juara. Tapi memang, bukan hanya sejarah itu saja yang dijadikan patokan, performa di lapangan, bagaimana kesolidan tim, serta taktik yang tepat diberikan pelatih juga akan sangat berkontribusi untuk memenangkan laga paling dinanti musim 2015/2016 tersebut.

Messi Jagokan Atletico, Simeone Siap Menang

Selain prediksi sejumlag pengata sepakbola, sejumlah pemain bola duniapun tak luput dari keinginan untuk memberikan pendapat siapa yang akan memenangkan pertandingan final Liga Champions tersebut. Salah satunya adalah mega bintang Barcelona Lionel Messi. Dia mengaku bahwa timnya tentu akan sangat senang jika Atletico Madrid yang keluar sebagai juara, meskipun pada babak semifinal La Blaugrana disingkirkan oleh Los Rojiblancos tersebut. Messi beralasan bahwa tak ada satupun fans skuatnya yang ingin Real Madrid meraih gelar, sehingga akan bagus jadinya melihat madrid kecewa tanpa gelar musim ini.

Menjawab tantangan dari sejumlah pihak untuk memenangkan laga, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone mengaku siap untuk memenangkan laga tersebut, karena merupakan sebuah kesempatan yang sangat indah dan didambakan oleh klubnya. Dia juga bertekad akan mempersiapkan tim semaksimal mungkin jelang laga digelar, dimana masih tersisa 14 hari untuk berlatih dan mematangkan formasi dan taktik. Dia juga memastikan untuk menurunkan semua pemain terbaik untuk mendukung target menang.

Soal Tiket, Kubu Real Madrid Dan Atletico Protes

Ada hal yang cukup mengusik jelang laga final Liga Champions, selain persiapan dan kans menang tim Real Madrid  dan Atletico Madrid, yaitu kemungkinan penjualan tiket. Kabarnya UEFA selaku penyelenggara hanya memberi jatah 18 ribu tiket bagi masing-masing klub yang berlaga, sementara 44 ribu lainnya didominasi oleh UEFA. Terang saja hal itu membuat manajemen masing-masing klub protes mengingat mereka memiliki basic  masa yang jauh lebih besar dari jumlah tersebut. Terungkap juga bahwa ternyata apa yang dilakukan UEFA sudah terjadi juga pada laga final sebelumnya yang penjualan tiketnya juga didominasi oleh UEFA.

Untuk mengetahui bagaimana hasil akhir dari partai final Liga Champions musim 2015/2016 tersebut, tentunya Anda perlu menyaksikan langsung, karena dijamin akan sangat seru dan bertebaran trik dan performa luar biasa dari para pemain masing-masing tim. Apakah Real Madrid yang akan keluar jadi juara atau malah rival sekotanya Atletico Madrid ?

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya


Wasit Tegas Pimpin Duel Final Atletico Madrid Dan El Real

in Berita Bola
wasit atletico madrid real madrid detik-bola

Wasit Tegas Pimpin Duel Final Atletico Madrid Dan El Real

Detik Bola | Berita Bola Jelang partai final Liga Champions musim ini, yang akan di gelar di San Siro 28 Mei mendatang. UEFA akhirnya menetapkan siapa yang akan jadi wasit, plus asisten dan wasit tambahan yang akan menjadi sosok penting dalam laga Atletico Madrid kontra El Real tersebut.

Nama Mark Clattrenburg akhirnya dipilih sebagai wasit utama laga, karena memiliki pengalaman dalam memimpin beberapa laga Liga Champions musim ini, serta laga final beberapa kompetisi domestik dan internasional. Wasit asal Inggris ini juga menjadi penentu laga Atletico di babak 16 besar dan 8 besar lalu, serta satu laga Real Madrid di babak penyisihan grup. Selain nama Clattrenburg, Simon Beck dan Jake Collin juga masuk sebagai asisten wasit, serta ua nama wasit tambahan yaitu Anthony Taylor dan Andre Marairer.

Bagaimana Peluang Kemenangan Atletico Madrid dan Los Blancos?

Dengan kehadiran wasit yang terkenal dengan ketegasannya di lapangan hijau tersebut, tak sedikit yang memprediksi bahwa laga akan berlangsung sangat imbang, karena wasit merupakan orang luar Spanyol yang kemungkinan besar tak akan memihak skuat manapun. Seperti diungkapkan mantan kiper Real Madrid Diego Lopez yang menilai kans kedua tim sama besar. Atletico Madrid katanya patut memenangkan laga sebab sudah mampu mengalahkan juara bertahan sekelas Barcelona yang memiliki kualitas hampir sebanding dengan Real Madrid. Sementara mantan klubnya juga berpeluang menang, karena beberapa pemain utama yang cedera bisa merumput kembali.

Sementara itu pemain Atletico Madrid Juanfran mengatakan timnya tentu akan melakukan upaya semaksimal munkin untuk memenangkan laga tersebut, mengingat saat ini kesempatan untuk meraih gelar hanya pada kompetisi Liga Champions, mengingat posisi skuat ini pada kompetisi domestik Liga Spanyol harus terdepak ke peringkat ketiga setelah dikalahkan Levante pekan lalu. Sementara pelatih El Real Zidane mengaku sangat antusias dengan laga yang akan terjadi itu, karena secara garus besar timnya sudah mengantongi kelemahan lawan.

Siapa Pemain Andalan Kubu Atletico Madrid Dan Real Madrid?

Kalau bicara tentang pemain yang diandalkan untuk mempencundangi lawan di laga final, Atletico Madrid tentunya akan menaruh harapan besar pada Antoine Griezzman yang selama ini mampu mencetak banyak gol untuk tim, bersamanya juga ada Fernando Torres yang punya ambisi untuk menumpas perlawanan rival sekotanya tersebut. sementara dari kubu Real Madrid, kebugaran Benzema dan gareth Bale yang kembali maksimal membuat skuat ini punya nilai tambah dalam hal serangan mematikan.

Dengan keberadaan wasit yang tegas dan sangan kecil kemungkinan memihak, serta kans imbang dan pemain yang sama kualitasnya, maka laga final Liga Champions antara Atletico Madrid dan Real Madrid dijamin akan berlangsung seru, dan siapapun pemenang dan siapa yang kalah sebenarnya sudah membuktikan diri sebagai yang terbaik di Eropa saat ini.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya


Disingkirkan Atletico, Bayern Munchen Masih Yang Terbaik

in Berita Bola
bayern munchen-detik-bola

Disingkirkan Atletico, Bayern Munchen Masih Yang Terbaik

Detik Bola | Berita Bola Setelah menderita kekalahan di kandang sendiri pada leg kedua semifinal Liga Champions, yang sekaligus memupus harapan skuat Bayern Munchen untuk meraih gelar juara, sejumlah pemain dan pemerhati sepakbola mengaku bahwa kekalahan tersebut tak menghilangkan prediket tim terbaik yang disandang Die Roten.

Kekalahan menyakitkan tersebut memang membuat banyak pihak terkejut, apalagi Munchen yang biasanya superior di kandangnya harus mengaku kalah oleh tim Spanyol Atletico Madrid. Pemain Die Roten Arturo Vidal mengungkapkan bahwa meskipun kalah, Munchen masih yang terbaik, karena kalah secara terhormat setelah melakukan perlawanan mati-matian dari segala penjuru. Sebagai penyemangat, Vidal membeberkan bahwa timnya masih punya kesempatan memenangkan dua titel lagi di kancah kompetisi lokal yaitu Bundesliga dan DFB Pokal. Dan tentunya tim harus tetap semangat untuk merealisasikannya dan segera melupakan kekalahan menyakitkan ini.

Terima Kekalahan Bayern Munchen, Guardiola Tak Mau Salahkan Pemain

Kekalahan yang dirasakan Bayern Munchen memang disebabkan banyak faktor, diantaranya adalah kegagalan eksekusi penalti yang dilakukan Thomas Muller, padahal jika dimaksimalkan gol tersebut bisa membawa kemenangan bagi tim. Tapi pelatih Die Roten Pep Guardiola tak mau menyalahkan salah satu pemain terbaiknya tersebut. Menurutnya tim sudah melakukan yang terbaik saat laga tersebut, hanya saja Atletico memiliki keberuntungan lebih besar ketimbang timnya. Dia juga tak mau menyalahkan pemain lain yang banyak dinilai sebagai pemicu kekalahan, sebab menurut Guardiola apa yang sudah terjadi memang layak terjadi.

Disamping menerima kekalahan Bayern Munchen dengan lapang dada, Guardiola juga meminta maaf pada skuatnya dan berharap musim depan hasil yang dicapai tim tersebut jauh lebih baik, mengingat sang pelatih tak akan menjadi juru taktik Die Roten musim depan, karena memilih berkarir bersama Manchester City. Tapi dia mengaku bangga karena selama 90 menit bermain semua pemain sudah memperlihatkan kualitas masing-masing. Tapi kapten tim Philip Lahm mengaku sangat kecewa dengan kekalahan tersebut, karena urung memberikan hadiah terindah sebelum kepergian sang pelatih.

Bayern Munchen Bukan Tim Yang Mudah Disingkirkan

Meskipun menuai kemenangan atas Munchen, ternyata tak serta merta membuat pemain Atletico Madrid fernando Torres jumawa. Bahkan dia menilai pertandingan tersebut membuat timnya kewalahan. Apalagi di babak pertama dimana Munchen mendominasi pertandingan dan selalu menekan dengan gaya yang susah ditebak. Hal ini membuktikan bahwa pasukan Guardiola bukanlah tim sembarangan, karena terus melakukan perlawanan hingga laga berakhir. Untungnya anak asuh Diego Simeone lebih fokus di babak kedua sehingga mampu mendominasi permainan dan memetik kemenangan 2-1.

Sekarang tinggal menunggu siapa yang akan menyusul Bayern Munchen terdepak dari semifinal Liga Champions, apakah Real Madrid atau Manchester City, mengingat laga ini juga memiliki aroma pertempuran sengit yang sudah tersaji sejak leg pertama pekan lalu. Akankah duo Madrid yang mengisi laga final ?

  Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

 

Mana Yang Lebih Diprioritaskan Real Madrid, La Liga Atau Champions?

in Berita Bola

Mana Yang Lebih Diprioritaskan Real Madrid, La Liga Atau Champions?

Detik Bola | Berita Bola Jelang akhir kompetisi musim 2015/2016, Real Madrid masih bertahan di dua kompetisi besar, satunya adalah Liga Spanyol dan satunya lagi adalah Liga Champions. Ada yang bilang anak asuh Zinedine Zidane ini lebih mengutamakan Champions karena merupakan kompetisi internasional ketimbang memenangkan Liga Spanyol.

Rumor itu mencuat karena saat ini di Liga Spanyol Real Madrid masih berpeluang menyingkirkan Barcelona dari posisi puncak klasemen karena hanya terpaut satu poin saja. Sedangkan di tingkat Liga Champions, Los Blancos masih memiliki asa memenangkannya karena jika mampu menaklukkan Manchester City pada babak semifinal leg kedua nanti. Tapi menurut gelandang El Real Casemiro, timnya mengutamakan semua laga yang akan dihadapi, tidak ada kata memprioritaskan satu kompetisi saja, karena meraih semua gelar yang tersisa merupakan hal wajib yang ingin diwujudkan skuatnya saat ini.

Liga Spanyol Musim Ini, Membuat Real Madrid, Atletico Dan Barca Capek?

Meskipun hanya menyiakan dua laga, Liga Spanyol musim ini tetap menciptakan sensai persaingan yang luar biasa, apalagi antara skuat tiga besar, yang masih punya kesempatan menjadi juara di akhir kompetisi. Real Madrid dan Atletico Madrid merupakan tim yang sangat berambisi melengserkan Barcelona dari kursi puncak klasemen, dan tentunya akan membuat skuat Luis Enrique tak akan menyerah begitu saja untuk mempertahankan posisi puncak tersebut. Pengamat menilai tekanan pada tiga klub tersebut sangat besar untuk memenangkan musim dengan gelar. Tak salah jika masing-masing dibuat kewalahan dan capek usai kompetisi berakhir nanti.

Mantan pemain Liga Spanyol Juan Mata senada. Dia mengatakan bahwa kompetisi musim ini memang luar biasa. dia mengaku sudah satu dekade tak melihat persaingan ketat seperti musim ini, dan menurutnya hal itu sangat membanggakan, artinya semakin banyak klub Spanyol yang berkualitas, sehingga tak melulu satu atau dua klub saja yang berkompetisi dan menjadi superior. Tapi memang menurutnya kans Barcelona cukup besar ketimbang Real Madrid ataupun Atletico Madrid, sebab Lionel Messi cs ini masih berkutat di puncak klasemen dan tentunya akan berupaya agar posisi tersebut jadi hak paten di akhir musim.

Zidane Membuat Real Madrid Kembali Ganas

Setelah sempat terpuruk, akhirnya Los Blancos kembali jadi macan garang yang siap melibat Atletico Madrid dan Barcelona dari kandidat juara Liga Spanyol. Hal ini diyakini striker El Real Christiano Ronaldo, yang mengaku siap mempersembahkan gelar untuk timnya, apalagi dengan kepemimpinan Zinedine Zidan yang dinilainya sebagai penyemangat terbaik tim sehingga mampu bangkit dari keterpurukan beberapa waktu lalu. Menurutnya hasil terbaik pantas didapat tim yang sudah menemukan pelatih dan kompisisi terbaiknya musim ini.

Buat Anda pencinta sepakbola Spanyol tentunya dibuat deg-degan dengan hasil akhir yang akan tersaji di akhir musim 2015/2016 ini. Yang jelas siapapun pemenangnya, akan membuktikan bahwa kehebatan mereka melebihi rival terberat, dan mampu menghadapi tekanan luar biasa dari banyak pihak untuk memenangkan kompetisi.

  Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

 

Manchester City Siap Tatap Semifinal

in Berita Bola
manchester city detik-bola

Manchester City Siap Tatap Semifinal

Detik Bola | Berita Bola Menahan imbang 2-2 skuat sekelas PSG di gelaran leg pertama babak delapan besar Liga Champions, merupakan prestasi terbaik Manchester City saat ini. Hal itu akan jadi motivasi tim untuk bisa melangkah makin dekat pada final liga bergengsi dunia tersebut.

Penyerang the citizens Sergio Aguero mengungkapkan, bahwa dua gol yang tercipta pada laga di kandang PSG tersebut merupakan kejutan luar biasa. Tak salah kalau dia menilai timnya sedang berada pada kondisi terbaik dan bisa melakukan kerja yang lebih keras untuk membuat banyak sejarah hebat lagi. Pemain yang dibeli City beberapa musim lalu ini tak mau muluk-muluk karena katanya kesempatan untuk melibas PSG sangat besar, apalagi jika skuat yang ada saat ini bisa melakukan hal-hal gila yang mampu membuat dunia mengakui bahwa masih ada klub Inggris yang mampu memenangkan Liga Champions musim ini.

Joe Hart, Jadi Penentu Kemenangan Manchester City

Walaupun masih harus berjuang memastikan satu tiket semifinal Liga Champions, kubu Manchester City setidaknya sudah punya satu faktor penentu kemenangan tersebut yaitu keberadaan kiper hebat seperti Joe Hart. Pada laga leg pertama Kamis dini hari kemarin, dia mempertegas diri sebagai penjaga gawang yang mampu menepis tendangan penalti beberapa pemain terbaik dunia, salah satunya adalah tendangan Zlatan Ibrahimovic yang tak mampu menembus pertahanan sang kiper. Hart mengungkapkan bahwa tendangan Ibra yang biasa mumpuni di setiap laga tersebut sudah terbaca baik olehnya karena tergolong tendangan pelan makanya gol tidak tercipta.

Selain Ibrahimovic, sebelumnya Joe Hart juga sudah melakukan penyelamatan penalti dari pemain Borussia Moenchengladbach pada penyisikan 32 besar Liga Champions, dan menempatkannya sebagai kiper dengan akurasi penyelamatan yang sangat tepat. Bahkan beberapa media dunia menyebutnya sebagai “pembantai penalti” yang sangat dibutuhkan City untuk menyempurnakan permainan, selain kehebatan para penyerang dan pemain lini belakang yang juga masuk kategori luar biasa.

Peluang Manchester City Menangkan Leg 2 Capai 80 Persen

Disamping kepercayaan diri Manchester City untuk mengalahkan kembali PSG di leg kedua penyisikan 8 besar Liga Champions, dari catatan statistik peluang menang, ternyata skuat ini memiliki kesempatan menang 80 persen. Alasannya adalah melihat 11 tim yang pernah bermain imbang di leg pertama 8 besar Liga Champions, 9 tim berhasil lolos ke babak selanjutnya dan hanya dua yang tersingkir. Ditambah lagi pada leg kedua nanti, kapten tim sekota Manchester United tersebut Vincent Kompany diprediksi bisa memperkuat tim setelah dinyatakan semakin pulih usai cedera betis kambuhan yang dialaminya sepanjang musim ini.

Kalau benar nantinya Manchester City yang akan mendapatkan tiket semifinal, maka sejarah baru akan menegaskan superior tim Inggris ini dibanding tim lain yang sudah tersingkir, sekaligus menambah prestise internal skuat yang baru akan pertama kali berada di semifinal. Tapi tentunya hasilnya baru akan terlihat di akhir laga leg kedua kontra PSG pekan depan.

 Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Menurut Patrice Evra Juventus Akan Sukses

in Berita Bola
patrice evra juventus detik-bola

Detik Bola | Berita Bola Bek kiri Juventus Patrice Evra menilai timnya akan berhasil meraih sukses setelah mampu tampil konsisten dalam beberapa laga terakhirnya. Baginya periode sulit Bianconeri sudah dilalui dan kini siap untuk berburu gelar. Mengawali musim kompetisi 2015/2016 dengan hanya meraih satu kemenangan dalam enam pertandingan pertama. Berada di peringkat bawah membuat anak asuh Massimiliano Allebri menjadi buah bibir mengingat mereka akhir musim kemarin berhasil tampil sebagai peraih gelar Scudetto. Kini bersama timnya Evra yang sudah mengakhiri periode sulit ingin memenangkan gelar di musim ini.

Periode sulit Juventus diakhiri bula oktober lalu. Bahkan tujuh kemenangan beruntun sudah diraih oleh Bianconeri dalam kompetisi Liga Italia Serie A. hasil positif itu mengantarkan timnya berada tiga poin di bawah pemuncak klasemen sementara Internazionale Milan. Trend positif ini akan dimanfaaatkan oleh Patrice Evra dan para punggawa Juve lainnya untuk terus berjuang memperoleh kemenangan demi kemenangan dengan target mempertahkan gelar scudetto di akhir musim nanti.

Hadapi Bayern, Patrice Evra Yakin Menang

Meski kurang begitu diunggulan namun finalis Liga Champions musim lalu Juventus sangat yakin akan bisa memenangkan  pertandingan melawan kandidat juara musim ini Bayern Munchen. Patrice Evra begitu yakin kalau Juventus bisa meredam kekuatan jawara Bundesliga musim lalu itu. Periode sulit yang sudah dilewati adalah salah satu bukti bahwa Juve siap menjadi penantang yang serius setelah lolos sebagai runner up mendampingi Manchester City yang mampu  tampil sebagai juara grup.

“Secara psikologis ada sesuatu hal yang kurang tepat. Sekarang kami sudah berada di jalur yang sangat benar seperti yang kami inginkan di awal musim,” kata Evra kepada Sky Sport Italia beberapa waktu yang lalu. “saya pribadi sangat yakinkami akan terus melaju di ajang Liga Champions dan menyabet title di akhir musim ini. Bisa jadi akan ada banyak titel yang akan kami raih bersama Juvensut.” Pungkasnya.

Menghadapi Bayern Munchen di ajang Liga Champions tidak akan membuat gentar Patrice Evra. Bahkan mantan bek kiri Manchester United dan juga kapten timnas Prancis itu ingin mengulangi momen musim lalu ketika mengalahkan Real Madrid di babak semifinal sebelum langkahnya terhenti sebagai runner up usai dikalahkan Barcelona di partai puncak. Undian liga Champions mengharuskan Juventus yang menempati pot dua harus melawan juara grup dan akhirnya Bayern Munchen adalah tim yang akan dihadapinya.

“Kami harus bermain dengan cara Juventus seperti tahun lalu. Saya selalu mengatakan hal itu kepada rekan-rekan saya. Saat saya datang kesini dan setelah laga terakhir melawan Borussia Dortmund di babak 16 besar musim lalu saya bilang kami ingin ke final dan saya ditertawakan banyak orang.” Sindiernya.

Patrice Evra sangat berambisi mendapatkan gelar juara Liga Champions mengingat dirinya baru sekali mendapatkannya setelah berseragam Manchester United.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

Lawan Real Madrid, Mohamed Salah Yakin Roma Menang

in Berita Bola
mohamed salah detik-bola

Detik Bola | Berita Bola Hasil undian babak 16 besar Liga Champions mempertemukan wakil Italia As Roma yang akan berjuang melawan raksasa Spanyol Real Madrid. Undian yang dilakukan di Zurich Swiss itu memang tidak terlalu mengejutkan bagi punggawa Roma seperti Mohamed Salah. Menempari plot dua atau deretan runner up memang harus berhadapan dengan juara grup yang dihuni oleh tim-tim besar seperti Barcelona, Chelsea, Bayern Munchen, Wolfsburg, Atletico Madrid, Manchester City, Zenit St. Petersburg dan Real Madrid. Dan pada akhirnya Francesco Totti akan menghadapi juara Liga Champions tahun 2014 Real Madrid.

Bagi Mohamed Salah bertemu dengan klub raksasa seperti Real Madrid tidak akan membuat timnya gentar. Bahkan dengan status tidak diunggulkan justru akan memberinya semangat untuk terus menampilkan yang terbaik demi kesempatan yang akan terus diperjuangkan di babak selanjutnya. Kayakinan Salah bukan tanpa dasar. Meski sempat terseok-seok di Liga Italia namun lolos sebagai Runner up dan sempat menahan imbang Barelona di babak grup bisa menjadi pertimbangan untuk tidak mengesampingkan kekuatan Srigala Italia AS Roma.

Real Madrid, Tim Yang Diimpikan Mohamed Salah

Bermain melawan tim besar seperti Real Madrid adalah kesempatan langka yang harus disikapi dengan baik oleh pemain sekelas Mohamed Salah. Tidak berkompetisi di Liga Spanyol memang membuat dirinya jarang berkesempatan melawan tim yang notabene diperkuat oleh para pemain maha di dunia seperti Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, James Rodrigues dan lain sebagainya. Tentunya banyak dan besar motivasi tim-tim yang bermain melawan Madrid termasuk Roma yang kini diperkuat oleh manta pemain Chelsea itu.

Pertandingan antara AS Roma vs Real sendiri baru akan digelar tanggal 18 Februari 2015 mendatang. Menjamu Madrid terlebih dulu adalah keuntungan karena dengan dukungan penonton yang berlipat ganda akan memberikan kekuatan yang berlebih. Hal itu ditunjukkan Roma ketika menjamu Barcelona di babak grup dan mampu menahan imbang raksasa Catalan itu dengan skor kacamata. Trio MSN dibuat tak berkutik dengan pertahanan rapat yang diperagakan oleh Mohamed Salah dan rekan-rekannya.

“Saya pikir tim saya akan melakukannya (menang atas Madrid). Menurut pendapat saya kami akan lolos.” Kata Salah kepada pers (26/12).

“Saya selalu bermimpi untuk melawan tim seperti Real Madrid. Semua orang tahu bahwa Real Madrid adalah tim besar. namun bagi kami itu adalah tugas kami setelah undian. Kami harus melakukannya dan memberikan yang terbaik sesuai dengan pekerjaan kami. Harus fokus untuk bersaing adalah kunci yang akan kami usung dan kami yakin kami akan lolos ke babak berikutnya.” Pungkasnya.

Mohamed Salah menjadi salah satu tumpuan AS Roma dalam mengarungi semua kompetisi yang dilakoni oleh AS Roma di musim ini. Selain Liga Italia, Srigala ibukota juga masih berjuang di kompetisi Coppa Italia dan Liga Champions.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

Barcelona Ajukan Banding Ke CAS Terkait Pengibaran Bendera Catalan

in Berita Bola
barcelona-catalan-flag-detik-bola

Detik Bola | Berita Bola Pengibaran bendera kemerdekaan Catalan kembali menuai sanksi untuk Barcelona. Terkait sanksi tersebut menurut rencana Blaugrana akan meneruskannya ke Pengadilan Arbitrase Olahraga atau CAS.  Hal ini dilakukan setelah pengajuan pembebasan sanksinya terhadap hal-hal yang berbau politis termasuk pengibaran bendera Catalan.

Bendera kemerdekaan Catalan dikibarkan dalam laga di Liga Champions ketika Barcelona menghadapi Bayern Leverkusen. Laga tersebut berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan anak asuh Luis Enrique. Yang perlu di ingat bahwa pengibaran bendera dan slogan itu sendiri pernah dikibarkan oleh fans Barca di laga final musim lalu ketika sukses mengalahkan Juventus di Old Trafford. Tentunya sanksi yang akan diterima oleh pasukan Blaugrana lebih berat mengingat sudah dua kali insiden itu akhirnya terjadi lagi.

UEFA Anggap Ada Unsur Politik Dalam Laga Barcelona vs Bayer Leverkusen

Kemenangan Barcelona yang menandai klub asal kota Catalan itu sebagai juara grup diwarnai dengan insiden pengibaran bendera kemerdekaan kota Catalan dan slogan yang berbau politik. Padahal sesuai aturan UEFA bahwa dalam pertandingan resmi yang digelar oleh Badan Persatuan Sepakbola EROPA atau uefa melarang adanya unsur “politik, ideologi, religi, ofensif atau provokatif”.

Dengan adanya slogan itu maka Barcelona bisa dipastikan akan terkena sanksi. Sidang pertama atas kasus tersebut Barcelona diputuskan bersalah oleh UEFA dan sudah mengajukan banding untuk menghapus kesalahan itu. Akan tetapi banding terhadap uefa itu akhirnya ditolak sehingga mereka kini berniat untuk mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga ata CAS.  Hal ini dimuat dalam laman resmi tim asal kota Catalan itu dan menyebut bahwa uefa telah menolak banding terkait bendera Catalan dan akan membawa kasus ini ke CAS.

“UEFA telah memberitahu Barcelona dan Asosiasi Sepakbola Spanyol RFEF terkait keputusannya yang tidak mempertimbangkan banding yang diajukan oleh klub sanksi yang diberikan untuk Barcelona tentang teriakan kemerdekaan yang terjadi di Camp Nou di ajang Liga Champions saat the Catalan melawan Bayern Leverkkusen,” demikian pernyataan dari kubu Barca.

“Sesuai dengan rencana (untuk mengantisipasi hal itu), FC Barcelona akan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).” Tulis laman Barcelona.

Melalui wakil presiden Jordi Meste yang mengonfirmasikan bahwa klub berencana akan melanjutkan banding mereka ke pengadilan atau institusi yang lebih tinggi terkait kasus yang menerima mereka terkait dengan kejadian dalam babak grup Liga Champions lalu.

“Kami akan terus membela kepentingan klub dan melihat yang terjadi kami juga tidak bahagia.” Pungkasnya.

Kubu Barca berharap kejadian ini tidak lagi terjadi dan meminta para supporter untuk menjaga supaya pihak klub tidak menerima sanksi yang lainnya atas tindakan mereka. Akan kembali mengetatkan penjagaan terhadap supporter yang masuk ke dalam stadion supaya kejadian ini tidak terulang kembali.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

Arturo Vidal Sejatinya Ingin Bertemu Juventus di Final

in Berita Bola
arturo vidal detik-bola

Detik Bola | Berita Bola Undian babak 16 besar Liga Champions sudah dilakukan hari senin (14/12) WIB kemarin. Jawara Bundesliga Jerman Bayern Munchen akan menghadapi peraih scudetto Liga Italia, Juventus. Duel dua tim raksasa yang musim lalu berhasil masuk semi final dirasakan oleh mantan punggawa Juventus yang kini membela Bayern Munchen Arturo Vidal. Mantan striker Juventus itu merasa enggan untuk berhadapan dengan mantan klubnya lebih dini.

Namun undian sudah dilakukan dan hasilnya adalah laga bigmatch antara Juventus vs Bayern Munchen. Laga tersebut akhirnya mempertemukan Arturo Vidal lebih dini dengan mantan klubnya. Laga nanti adalah yang pertama buat pemain internasional Chile itu melawan mantan klubnya setelah akhir musim lalu diboyong Munchen dari Turin ke Allianz Arena dengan banderol 40 juta Euro. Pemain tengah yang kini menjadi pemain inti klubnya itu mewaspadai Juventus yang kini sedang dalam kondisi baik-baiknya setelah tampil buruk dalam beberapa laga di awal kompetisi Liga Italia Serie A.

Selain Arturo Vidal, Coman Juga Nantikan Laga Pertama Lawan Juve

Tidak hanya Arturo Vidal yang pernah berseragam Juventus. Pemain belia Prancis, Kingsley Coman yang sejatinya adalah pemain Juventus sudah tidak sabar menantikan laga lawan Bianconeri tanggal 24 Februari dan 17 Maret tahun depan. Coman dipinjam dari Juventus oleh Bayern Munchen untuk menggantikan peran Frank Ribery sebagai sayap yang beroperasi di sisi kanan atau kiri. Lewat tangan Guardiola pemain yang masih berusia 19 tahun itu menjadi kunci kemenangan Bayern dalam laga-laga yang sudah dijalaninya.

“ini adalah laga yang sangat menarik untuk saya. Sudah tidak sabar untuk menyambut laga tersebut. saat ini saya bahagia dan menyambut laga besar seperti ini,” kata Coman.

Menjadi pemain pinjaman tidak lantas menahan Coman untuk melawan klubnya. Karena secara aturan di FIFA di ajang Liga Champions pemain pinjaman tidak dilarang untuk melawan klub yang memilikinya. Tidak seperti di liga-liga lokal yang dilarang tampil melan klub pemilik pemain. Untuk itulah ajang nanti sebagai pembuktian buat pemain yang dipinjamkannya.

Bagi pemain seperti Arturo Vidal laga nanti akan lebih berkesan karena sudah sempat menjadi ikon klub yang dibelanya selama empat musim. Empat musim itu pula dirinya berhasil mempersembahkan empat thropy gelar juara Liga Italia Serie A. Fans Bianconeri belum bisa melupakan aksi-aksi pemain yang mempunyai potongan rambut unik itu.

Disampaikan bahwa kubu Juventus akan menyambut baik kedatangan mantan pemain dan pemain yang dipinjamkan ketika berlaga di Juventus Arena. Arturo Vidal berharap bisa bermain bagus dan tidak akan melakukan selebrasi yang berlebihan ketika mencetak gol atau dalam merayakan gol bersama rekan-rekannya. Mampukah Vidal bermain bagus ketika baru musim kemarin merasakan manisnya berkompetisi di Liga Italia khususnya ketika bermain di kandang Juventus?

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

Ancaman Pecat MU atas Rapor Buruk Van Gaal

in Berita Bola
mu-louis-van-gaal-detik-bola

Detik Bola | Berita Bola MU memang dipastikan gagal dan tidak akan berpartisipasi dalam babak 16 besar Liga Champions. Kegagalan ini semakin memperburuk reputasi Van Gaal sebagai manajer. Selama ini, ia memang kerap disorot akibat penampilannya yang naik turun selama mengasuh anak-anak MU. Sepertinya kegagalan merebut tiket Champions adalah puncak kekesalan dari para pendukung setia MU karena berkal-kali pula Van Gaal tak bisa mencapai target secara nyata.

Sekarang ini, makin banyak usulan yang muncul supaya Van Gaal segera dipecat. Wajar jika suara-suara yang mengharapkan pergantian manajer segera direalisasikan karena MU sudah menunggu terlalu lama sejak pensiunnya Alex Ferguson. Bagi klub sebesar MU, prestasi mereka selama beberapa musim terakhir sangatlah buruk. Tak hanya dilihat dari hasil-hasil pertandingan yang mengecewakan. Secara umum, penampilan MU memang sangat monoton dan membosankan. Mereka cenderung mengalami kesulitan untuk menciptakan skor.

Catatan rapor buruk Van Gaal semakin bertambah sejak mereka tumbang di Champions ketika harus menerima kekalahan dari Wolfsburg. Sebelumnya, tim ini beberapa kali harus dipermalukan oleh lawan-lawannya dengan skor yang sangat mengecewakan. Misalnya saja saat menjamu Newcastle pada pekan terakhir Agustus lalu. Mereka bermain imbang tanpa gol sama sekali. Padahal, MU sebelumnya sukses dengan dua kemenangan atas Aston Villa dan Tottenham. Hasil imbang saat bertemu Newcastle jelas menjadi salah satu aib bagi Setan Merah. Pasalnya, Newcastle selama ini merupakan tim yang berada di papan bawah dan lebih sering bermasalah dengan ancaman degradasi. Kalau mau dibandingkan lagi, Newcastle bahkan pernah dihabisi oleh Leicester yang notabene juga tim papan bawah. Selain itu, mereka juga pernah dibantai oleh Crystal Palace yang juga berada pada level setara.

Di akhir pekan November lalu, MU juga lagi-lagi menjamu tim tamu dengan skor imbang tanpa gol. Peristiwa itu terjadi saat mereka meladeni kedatangan PSV Eindhoven. Awalnya, banyak yang berharap bahwa tim tuan rumah bisa membalas kekalahan mereka atas lawatan sebelumnya. Namun hasil yang diperoleh justru sangat merugikan mereka sendiri. Hasil imbang tanpa gol menyebabkan kurangnya poin yang harus dikumpulkan demi lolos ke babak 16 besar.

Lagi-lagi MU mengalami nasib tragis saat menjamu tim lawan. Mereka harus takluk dengan skor tipis 0-1 saat menjamu West Brom. Tiga kali sudah mereka kalah beruntun semenjak dipaksa menyerah di hadapan Chelsea dan Everton. Pertandingan pada Mei lalu ini ternyata menjadi satu indikator penting bahwa mereka akan mengalami banyak krisis di sisa musim. Sebelumnya, mereka juga ditahan imbang di kandang Cambrigde dengan skor 0-0. Pertandingan itu merupakan rangkaian dari putaran Piala FA. Saat bertemu Middlesbrough, mereka kembali ditahan imbang padahal bermain sebagai tuan rumah. Pertandingan yang diselenggarakan pada akhir Oktober lalu merupakan hasil buruk dari ajang Capital One. Mereka pun akhirnya tergilas pada babak adu penalti dengan skor akhir 1-3. Alhasil, tidak ada satu peluang pun untuk mendapatkan trofi di musim ini bagi MU.

Bermain dengan tim yang seharusnya satu level, MU pun terpaksa meringis karena dibantai Arsenal dengan tiga gol tanpa balas. Saat bertandang ke Everton, mereka juga dipaksa menyerah dengan skor telak 0-3. Hasil yang lebih memalukan terjadi saat mereka dibantai oleh Leicester dengan skor 5-3. Ironisnya, mereka sempat unggul dengan skor 3-1 namun akhirnya terkejar dan bahkan dibantai dengan lebih menyakitkan.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola
Go to Top