Tag archive

bayern munchen

Disingkirkan Atletico, Bayern Munchen Masih Yang Terbaik

in Berita Bola
bayern munchen-detik-bola

Disingkirkan Atletico, Bayern Munchen Masih Yang Terbaik

Detik Bola | Berita Bola Setelah menderita kekalahan di kandang sendiri pada leg kedua semifinal Liga Champions, yang sekaligus memupus harapan skuat Bayern Munchen untuk meraih gelar juara, sejumlah pemain dan pemerhati sepakbola mengaku bahwa kekalahan tersebut tak menghilangkan prediket tim terbaik yang disandang Die Roten.

Kekalahan menyakitkan tersebut memang membuat banyak pihak terkejut, apalagi Munchen yang biasanya superior di kandangnya harus mengaku kalah oleh tim Spanyol Atletico Madrid. Pemain Die Roten Arturo Vidal mengungkapkan bahwa meskipun kalah, Munchen masih yang terbaik, karena kalah secara terhormat setelah melakukan perlawanan mati-matian dari segala penjuru. Sebagai penyemangat, Vidal membeberkan bahwa timnya masih punya kesempatan memenangkan dua titel lagi di kancah kompetisi lokal yaitu Bundesliga dan DFB Pokal. Dan tentunya tim harus tetap semangat untuk merealisasikannya dan segera melupakan kekalahan menyakitkan ini.

Terima Kekalahan Bayern Munchen, Guardiola Tak Mau Salahkan Pemain

Kekalahan yang dirasakan Bayern Munchen memang disebabkan banyak faktor, diantaranya adalah kegagalan eksekusi penalti yang dilakukan Thomas Muller, padahal jika dimaksimalkan gol tersebut bisa membawa kemenangan bagi tim. Tapi pelatih Die Roten Pep Guardiola tak mau menyalahkan salah satu pemain terbaiknya tersebut. Menurutnya tim sudah melakukan yang terbaik saat laga tersebut, hanya saja Atletico memiliki keberuntungan lebih besar ketimbang timnya. Dia juga tak mau menyalahkan pemain lain yang banyak dinilai sebagai pemicu kekalahan, sebab menurut Guardiola apa yang sudah terjadi memang layak terjadi.

Disamping menerima kekalahan Bayern Munchen dengan lapang dada, Guardiola juga meminta maaf pada skuatnya dan berharap musim depan hasil yang dicapai tim tersebut jauh lebih baik, mengingat sang pelatih tak akan menjadi juru taktik Die Roten musim depan, karena memilih berkarir bersama Manchester City. Tapi dia mengaku bangga karena selama 90 menit bermain semua pemain sudah memperlihatkan kualitas masing-masing. Tapi kapten tim Philip Lahm mengaku sangat kecewa dengan kekalahan tersebut, karena urung memberikan hadiah terindah sebelum kepergian sang pelatih.

Bayern Munchen Bukan Tim Yang Mudah Disingkirkan

Meskipun menuai kemenangan atas Munchen, ternyata tak serta merta membuat pemain Atletico Madrid fernando Torres jumawa. Bahkan dia menilai pertandingan tersebut membuat timnya kewalahan. Apalagi di babak pertama dimana Munchen mendominasi pertandingan dan selalu menekan dengan gaya yang susah ditebak. Hal ini membuktikan bahwa pasukan Guardiola bukanlah tim sembarangan, karena terus melakukan perlawanan hingga laga berakhir. Untungnya anak asuh Diego Simeone lebih fokus di babak kedua sehingga mampu mendominasi permainan dan memetik kemenangan 2-1.

Sekarang tinggal menunggu siapa yang akan menyusul Bayern Munchen terdepak dari semifinal Liga Champions, apakah Real Madrid atau Manchester City, mengingat laga ini juga memiliki aroma pertempuran sengit yang sudah tersaji sejak leg pertama pekan lalu. Akankah duo Madrid yang mengisi laga final ?

  Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

 

Medhi Benatia Bakal Hengkang Dari Bayern Munchen Musim Depan?

in Berita Bola
Medhi Benatia detik-bola

Medhi Benatia Bakal Hengkang Dari Bayern Munchen Musim Depan?

Detik Bola | Berita Bola Usai pernyataan resmi kubu Borussia Dortmund perihal niat kapten skuat tersebut Mats Hummels untuk berlabuh ke Bayern Munchen, kini sejumlah pemain Die Roten salah satunya Medhi Benatia sedang ketar-ketir memikirkan masa depan, yang bisa saja semakin suram, karena posisinya akan diambil alih oleh pemain utama Die Borussen tersebut.

Satu nama yang dipastikan khawatir adalah Medhi Benatia, yang selama ini berfungsi sebagai lini pertahanan tim. Benatia memang bukan bek unggulan karena lebih sering duduk di bangku cadangan, makanya akan sangat riskan bagi pemain muda ini untuk berkembang jika memang klausul pembelian Mats Hummels telah ditandatangani Munchen dan Dortmund. Untungnya pemain ini siap mengambil opsi paling pahit, yaitu hengkang pada musim panas mendatang dan memilih klub lain sebagai tempatnya berkarir. Untungnya dia tak dendam pada Hummels, namun teta kecewa jika memang nanti dialah yang jadi tumbal kedatangan pemain Dortmund tersebut.

Kemana Medhi Benatia Bakal Berlabuh Nanti?

Usut punya usut ternyata Medhi Benatia sudah diincar oleh banyak klub Eropa dan Italia. Bahkan kabarnya beberapa klub sudah melakukan pendekatan dengan pemain 29 tahun tersebut. salah satunya adalah Juventus yang dinilai sebagai kandidat kuat mendapatkan jasa pemain Maroko tersebut. Tapi perburuan bukan hanya oleh Si Nyonya Tua, sebab Inter Milan juga bermaksud serupa, mengingat skuat asuhan Roberto Mancini ini masih mengalami krisis lini belakang yang cukup parah. Klub dataran Inggris juga tak ketinggalan, adalah Arsenal yang juga berupaya memburu tanda tangan sang pemain dan memboyongnya musim depan.

Melihat banyaknya tim yang siap menampung Medhi Benatia sejatinya akan membuat masa depan pemain ini tetap gemilang, apalagi jika klausul kontrak dengan Juventuslah yang dipilih, sebab secara kualitas bermain, Si Nyonya Tua memang lebih berpotensi memajukan karir sang pemain, tapi sayangnya hingga saat ini kontrak tersebut belum tuntas juga, bahkan beberapa waktu lalu agen sang pemain mengaku belum mendapatkan pengajuan kontrak dari klub manapun termasuk Juventus dan Chelsea.

Apakah Juventus Akan Makin Kuat Dengan Adanya Medhi Benatia?

Kalau melihat potensi posisi Benatia di tengah skuat Juventus, seandainya Massimiliano Allegri benar-benar membutuhkannya, maka benatia akan tandem dengan beberapa pemain bertahan utama Si Nyonya Tua seperti Caceres, Lichtsteiner, Benaglio, dan Bonuchi. Bahkan tak menutup kemungkinan dia akan jadi pilar utama tim, kalau saja mampu memperlihatkan perubahan signifikan dari permainannya hingga akhir musim nanti.

Keberadaan Benatia di tengah skuat utama Bayern Munchen memang tak bisa diabaikan begitu saja, meskipun sering jadi cadangan tapi setidaknya sebanyak 12 kali menjadi bek skuat ini Medhi Benatia berhasil membuktikan bahwa dirinya mampu menjaga daerah kekuasaan Die Roten di tengah gempuran banyak pemain lawan. Akankah hal tiu jadi pertimbangan bagi Juventus sebelum memutuskan membeli sang pemain ?

 Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya


Borussia Dortmund Bakal Kehilangan Kapten

in Berita Bola
borussia dortmund detik-bola

Borussia Dortmund Bakal Kehilangan Kapten

Detik Bola | Berita Bola Akhirnya masa depan kapten Borussia Dortmund sudah mulai jelas, setelah situs resmi klub memberikan konfirmasi bahwa Mats Hummels berkeinginan untuk membela Bayern Munchen musim panas mendatang, dan klub sudah memberi lampu hijau bagi sang pemain untuk mewujudkan keinginannya tersebut.

Pernyataan resmi tersebut menjawab semua rumor yang beredar tentang kemana Hummels akan pergi, mengingat kontraknya bersama Die Borussen hanya tersisa satu musim lagi. Selain itu, alasan klub mengeluarkan pernyataan tersebut adalah agar semua pemegang saham bisa mengetahui apa yang terjadi di tubuh skuat saat ini, meskipun ternyata sampai saat ini Bayern Munchen sendiri dikatakan belum melakukan penawaran apapun untuk mendapatkan jasa Hummels. Pihak klub hanya berharap jika penawaran dilakukan, maka harga yang diberikan harus pantas dengan kinerja sang pemain yang dinilai sangat luar biasa selama ini.

Tuchel: Kualitas Borussia Dortmund Akan Turun Jika Ditinggal Hummels

Kabar akan hengkangnya Mats Hummels sudah sampai di telinga pelatih Borussia Dortmund Thomas Tuchel. Dia mengaku amat kecewa dengan keputusan yang diambil Hummels, apalagi klub yang dipilihnya adalah Bayern Munchen yang nerupakan rival terberat timnya. Dia juga tak menampik bahwa jika keputusan sudah dibuat nanti, dan kaptennya tersebut benar-benar hengkang, maka otomatis akan ada yang berubah pada skuat asuhannya, yang paling utama adalah akan menurunnya performa tim jelang dia menemukan sosok pengganti sang pemain. Karena pemain 28 tahun tersebut merupakan salah satu motor penggerak tim dan mampu menyemangati tim setiap saat.

Tapi untungnya sebelum hal itu terjadi Tuchel tak akan memberikan ban kapten pada pemain lain. Karena menurutnya tak ada seorang pemainpun yang harus menanggapi kondisi ini secara personal, karena Hummels punya hak untuk melanjutkan karirnya dimanapun dia mau. Dia juga berharap di sisa laga musim ini, sang kapten mampu memberikan kontribusi terbaiknya, apalagi di sisa laga, skuat butuh banyak poin untuk finish di posisi terbaiknya musim ini. Setidaknya akhir yang indah bisa jadi kenangan terbaik yang ditinggalkan pemain utamanya tersebut jika memang akan benar-benar memilih pergi.

Fans Jangan Emosi Dengan Keputusan Kapten Borussia Dortmund

Satu hal yang pasti akan terjadi jika Mats Hummels benar-benar memilih Bayern Munchen, adalah sikap antipati suporter yang akan tercipta. Namun pelatih Thomas Tuchel berharap tak ada kemarahan dan emosi dari suporter, karena selama hampir 10 tahun berseragam Borussia Dortmund sang pemain sudah banyak memberikan kontribusi positifnya. Jadi tak ada alasan untuk menjadikannya bulan-bulanan kemarahan. Tuchel mengungkapkan hal ini mengingat masih ada laga yang akan dilakoni Dortmund yang masih diperkuat Hummels musim ini.

Kepergian salah seorang pemain terbaik sebuah tim, pastinya memang akan memberikan perubahan signifikan bagi permainan tim. Jika pelatih dan manajemen tak bisa mencarikan solusi terbaik, maka kondisi buruk akan menimpa tim. Makanya Borussia Dortmund harus segera mencari pengganti sang pemain agar performa tim ini tak terganggu musim selanjutnya.

 Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Arturo Vidal Sejatinya Ingin Bertemu Juventus di Final

in Berita Bola
arturo vidal detik-bola

Detik Bola | Berita Bola Undian babak 16 besar Liga Champions sudah dilakukan hari senin (14/12) WIB kemarin. Jawara Bundesliga Jerman Bayern Munchen akan menghadapi peraih scudetto Liga Italia, Juventus. Duel dua tim raksasa yang musim lalu berhasil masuk semi final dirasakan oleh mantan punggawa Juventus yang kini membela Bayern Munchen Arturo Vidal. Mantan striker Juventus itu merasa enggan untuk berhadapan dengan mantan klubnya lebih dini.

Namun undian sudah dilakukan dan hasilnya adalah laga bigmatch antara Juventus vs Bayern Munchen. Laga tersebut akhirnya mempertemukan Arturo Vidal lebih dini dengan mantan klubnya. Laga nanti adalah yang pertama buat pemain internasional Chile itu melawan mantan klubnya setelah akhir musim lalu diboyong Munchen dari Turin ke Allianz Arena dengan banderol 40 juta Euro. Pemain tengah yang kini menjadi pemain inti klubnya itu mewaspadai Juventus yang kini sedang dalam kondisi baik-baiknya setelah tampil buruk dalam beberapa laga di awal kompetisi Liga Italia Serie A.

Selain Arturo Vidal, Coman Juga Nantikan Laga Pertama Lawan Juve

Tidak hanya Arturo Vidal yang pernah berseragam Juventus. Pemain belia Prancis, Kingsley Coman yang sejatinya adalah pemain Juventus sudah tidak sabar menantikan laga lawan Bianconeri tanggal 24 Februari dan 17 Maret tahun depan. Coman dipinjam dari Juventus oleh Bayern Munchen untuk menggantikan peran Frank Ribery sebagai sayap yang beroperasi di sisi kanan atau kiri. Lewat tangan Guardiola pemain yang masih berusia 19 tahun itu menjadi kunci kemenangan Bayern dalam laga-laga yang sudah dijalaninya.

“ini adalah laga yang sangat menarik untuk saya. Sudah tidak sabar untuk menyambut laga tersebut. saat ini saya bahagia dan menyambut laga besar seperti ini,” kata Coman.

Menjadi pemain pinjaman tidak lantas menahan Coman untuk melawan klubnya. Karena secara aturan di FIFA di ajang Liga Champions pemain pinjaman tidak dilarang untuk melawan klub yang memilikinya. Tidak seperti di liga-liga lokal yang dilarang tampil melan klub pemilik pemain. Untuk itulah ajang nanti sebagai pembuktian buat pemain yang dipinjamkannya.

Bagi pemain seperti Arturo Vidal laga nanti akan lebih berkesan karena sudah sempat menjadi ikon klub yang dibelanya selama empat musim. Empat musim itu pula dirinya berhasil mempersembahkan empat thropy gelar juara Liga Italia Serie A. Fans Bianconeri belum bisa melupakan aksi-aksi pemain yang mempunyai potongan rambut unik itu.

Disampaikan bahwa kubu Juventus akan menyambut baik kedatangan mantan pemain dan pemain yang dipinjamkan ketika berlaga di Juventus Arena. Arturo Vidal berharap bisa bermain bagus dan tidak akan melakukan selebrasi yang berlebihan ketika mencetak gol atau dalam merayakan gol bersama rekan-rekannya. Mampukah Vidal bermain bagus ketika baru musim kemarin merasakan manisnya berkompetisi di Liga Italia khususnya ketika bermain di kandang Juventus?

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

Pierre Emerick Kalahkan Neymar di Eropa

in Berita Bola
pierre-emmerick-detik-bola

Detik Bola | Berita Bola Hingga awal bulan Desember ini persaingan antar klub untuk menempati peringkat tertinggi di klasemen liga – liga Eropa masih terjadi dengan ketat; mungkin Bundesliga menjadi perkecualian mengingat posisi Bayern Munich di puncak klasemen terbilang sulit untuk digeser dan permainan tim asuhan Pep Guardiola tersebut terbilang sulit untuk dikalahkan. Namun persaingan antar pemain di lapangan dan juga di peringkat pemain depan terbaik versi ESPN masih terus berlangsung dengan sengit. Meski Bayern Munich sangat dominan di Bundesliga; namun justru pemain rival dari Borussia Dortmund yang memuncaki klasemen pemain depan dengan performa terbaik di Eropa versi ESPN di pekan terakhir bulan November.

Pierre Emerick Aubameyang menempati peringkat teratas pemain depan terbaik versi ESPN. Penyerang Borussia Dortmund ini memang menunjukkan agresivitas luar biasa di depan gawang lawang dan dibuktikan dengan produktivitas tinggi dalam mencetak gol. Tambahan 2 gol ke gawang Stuttgart memperlihatkan kehebatan penyerang internasional Gabon ini dalam mencetak gol ke gawang lawan. Kini Aubameyang telah mencetak total 22 gol di semua kompetisi yang ia jalani bersama Borussia Dortmund. Jika catatan jumlah gol tersebut kurang mengesankan; maka konsistensi mencetak gol pemain ini pantas mendapat apresiasi khusus mengingat ia hanya gagal mencetak gol di 3 pertandingan dari 18 pertandingan yang dijalani sepanjang musim 2016/16 ini. Aubameyang memang menjadi mesin gol Dortmund yang sangat handal musim ini; dukungan dari para gelandang kreatif di lini tengah menjadi kelebihan skuad Dortmund yang sukses dimanfaatkan oleh Aubameyang.

Neymar menjadi pemain di peringkat kedua; penyerang internasional Brazil ini sempat gagal membuat gol dan juga tidak membuat assist pada pertandingan Barcelona saat melawan AS Roma pekan lalu. Penurunan performa tersebut langsung terganti setelah Neymar kembali mencetak gol ke gawang Real Sociedad. Tambahan 2 gol ke gawang Real Sociedad ditambah dengan 1 assist untuk gol yang dicetak Lionel Messi masih membuat Neymar mampu bersaing dengan Aubameyang. Neymar juga sukses masuk menjadi finalis penerima penghargaan Ballon d’Or sebagai pemain terbaik dunia. Neymar akan bersaing dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang menjadi kandidat kuat penerima penghargaan tersebut.

Peringkat ketiga dihuni oleh penyerang muda AC Milan M’Baye Niang. Penyerang berusia 20 tahun ini sempat menepi selama 3 bulan karena mengalami cedera dan baru menjalani debutnya musim ini pada awal bulan November. Di tengah krisis produktivitas pemain depan yang dialami oleh AC Milan; pulihnya M’Baye Niang menjadi kabar baik dan catatan 2 gol serta 1 assist pada pertandingan AC Milan melawan Sampdoria menjadi jawaban bagi krisis lini depan yang diberikan pemain muda tersebut. Jika Sinisa Mihajlovic berhasil mengelola pemain ini agar tetap konsisten mencetak gol dari pekan ke pekan maka ia akan menjadi pilihan utama di lini depan Rossoneri.

Yannick Bolasie dari Crystal Palace merupakan penyerang lain yang tampil mengesankan di akhir bulan November kemarin. Kemenangan 5 – 1 atas Newcastle United memperlihatkan kehebatan pemain ini dalam menjalankan perannya sebagai penyerang. Bolasie terlihat sangat menikmati pertandingan dan kemenangan besar tersebut; bahkan mungkin melebihi Alan Pardew sang manajer Crystal Palace yang notabene merupakan mantan manajer Newcastle United. Penyerang internasional Kongo tersebut menunjukkan performa semakin baik saat mendekati bursa transfer musim ini. Kondisi tersebut memicu ketertarikan klub – klub besar yang butuh penyerang tambahan sehingga merugikan Crystal Palace guna mempertahankan performa bagus hingga akhir musim.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

Pep Guardiola Akan ke Manchester City

in Berita Bola
pep-guardiola-detik-bola

Detik Bola | Berita Bola

Stasiun Radio Spanyol Cedena Cope serta The Guardian melaporkan bahwa manajer Bayern Munich Pep Guardiola mempunyai rencana untuk pindah ke Liga Premier Inggris dan mengelola Manchester City mulai musim depan.

Keputusan yang diambil karena Guardiola menginginkan perubahan suasana, ia akan meninggalkan Bayern Munchen untuk menerima tantangan baru dengan bergabung bersama Manchester City. Perlu ditekankan pada sebelumnya Guardiola memang sangat ingin mengelola klub Liga Premier Inggris dan banyak rumor yang telah berhembus sebelumnya bahwa Manchester City akan memecat Manuel Pellegrini pada akhir musim lalu untuk di gantikan dengan Pep Guardiola. Tampaknya hal tersebut akan terjadi pada tahun berikutnya.

Dapat dimengerti mengapa Guardiola menginginkan tantangan baru. Hal tersebut telah terjadi saat ia meninggalkan Barcelona dan pindah ke Bayern Munich,  setelah ia memenangkan banyak trofi dan mulai merasa bosan. Mungkin terdapat alasan lain yang menjadi latar belakang Pep Guardiola, tetapi yang pasti ia harus meninggalkan Barcelona untuk mendapatkan tantangan baru karena ia telah menang terlalu banyak.

Jika hal tersebut terwujud maka kepindahan tersebut akan menjadi hal yang besar bagi mereka. Setelah kekalahan 4-1 melawan Liverpool dan tudingan bahwa taktik Pellegrini lah sebagai penyebab kekalahan tersebut, banyak dari pendukung telah menginginkan Pellegrini diganti tahun lalu dan tampaknya hal tersebut masih belum bisa terwujud. Permasalahan yang di hadapi Manchester City saat ini adalah kekurangan pemain muda dan banyak pemain yang cedera, tampaknya Pellegrini bukan merupakan taktikal manajer di Liga Premier Inggris. Untuk sebuah tim yang mempunyai kemampuan untuk memenangi Liga Premier Inggris dan Liga Champions UEFA, perubahan manajerial akan dapat membuat mereka memenangi semua trofi tersebut.

Dan menurut kabar Bayern Munchen, Carlo Ancelotti mempunyai kemungkinan besar untuk menggantikan posisi Pep Guardiola. Itu pasti akan menjadi langkah besar bagi Bayern Munchen, tetapi apakah hal tersebut menjadi langkah yang terbaik bagi Ancelotti ? Bisa jadi.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola
Go to Top