Tag archive

atletico madrid

Mampukah Real Madrid Hancurkan Atletico Madrid

in Berita Bola
real madrid vs atletico madrid detik-bola

Mampukah Real Madrid Hancurkan Atletico Madrid

Detik Bola | Berita Bola Menjelang laga final Liga Champions yang akan digelar 29 Mei mendatang, muncul banyak prediksi seputar siapa yang laik jadi juara. Real Madrid dinilai memiliki kans lebih besar jika dikaitkan dengan pencapaian di ajang kompetisi yang sama sebelumnya.

Sejak awal digelarnya ajang kompetisi Liga Champions, Los Blancos sudah pernah memenangkan 10 gelar si kuping besar tersebut, sementara 3 kali harus berada di posisi runner up. Sementara anak asuh Diego Simeone memiliki catatan lebih sedikit, yang hanya pernah mengisi posisi kedua sebanyak dua kali, tanpa sekalipun pernah naik podium juara. Tapi memang, bukan hanya sejarah itu saja yang dijadikan patokan, performa di lapangan, bagaimana kesolidan tim, serta taktik yang tepat diberikan pelatih juga akan sangat berkontribusi untuk memenangkan laga paling dinanti musim 2015/2016 tersebut.

Messi Jagokan Atletico, Simeone Siap Menang

Selain prediksi sejumlag pengata sepakbola, sejumlah pemain bola duniapun tak luput dari keinginan untuk memberikan pendapat siapa yang akan memenangkan pertandingan final Liga Champions tersebut. Salah satunya adalah mega bintang Barcelona Lionel Messi. Dia mengaku bahwa timnya tentu akan sangat senang jika Atletico Madrid yang keluar sebagai juara, meskipun pada babak semifinal La Blaugrana disingkirkan oleh Los Rojiblancos tersebut. Messi beralasan bahwa tak ada satupun fans skuatnya yang ingin Real Madrid meraih gelar, sehingga akan bagus jadinya melihat madrid kecewa tanpa gelar musim ini.

Menjawab tantangan dari sejumlah pihak untuk memenangkan laga, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone mengaku siap untuk memenangkan laga tersebut, karena merupakan sebuah kesempatan yang sangat indah dan didambakan oleh klubnya. Dia juga bertekad akan mempersiapkan tim semaksimal mungkin jelang laga digelar, dimana masih tersisa 14 hari untuk berlatih dan mematangkan formasi dan taktik. Dia juga memastikan untuk menurunkan semua pemain terbaik untuk mendukung target menang.

Soal Tiket, Kubu Real Madrid Dan Atletico Protes

Ada hal yang cukup mengusik jelang laga final Liga Champions, selain persiapan dan kans menang tim Real Madrid  dan Atletico Madrid, yaitu kemungkinan penjualan tiket. Kabarnya UEFA selaku penyelenggara hanya memberi jatah 18 ribu tiket bagi masing-masing klub yang berlaga, sementara 44 ribu lainnya didominasi oleh UEFA. Terang saja hal itu membuat manajemen masing-masing klub protes mengingat mereka memiliki basic  masa yang jauh lebih besar dari jumlah tersebut. Terungkap juga bahwa ternyata apa yang dilakukan UEFA sudah terjadi juga pada laga final sebelumnya yang penjualan tiketnya juga didominasi oleh UEFA.

Untuk mengetahui bagaimana hasil akhir dari partai final Liga Champions musim 2015/2016 tersebut, tentunya Anda perlu menyaksikan langsung, karena dijamin akan sangat seru dan bertebaran trik dan performa luar biasa dari para pemain masing-masing tim. Apakah Real Madrid yang akan keluar jadi juara atau malah rival sekotanya Atletico Madrid ?

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya


Wasit Tegas Pimpin Duel Final Atletico Madrid Dan El Real

in Berita Bola
wasit atletico madrid real madrid detik-bola

Wasit Tegas Pimpin Duel Final Atletico Madrid Dan El Real

Detik Bola | Berita Bola Jelang partai final Liga Champions musim ini, yang akan di gelar di San Siro 28 Mei mendatang. UEFA akhirnya menetapkan siapa yang akan jadi wasit, plus asisten dan wasit tambahan yang akan menjadi sosok penting dalam laga Atletico Madrid kontra El Real tersebut.

Nama Mark Clattrenburg akhirnya dipilih sebagai wasit utama laga, karena memiliki pengalaman dalam memimpin beberapa laga Liga Champions musim ini, serta laga final beberapa kompetisi domestik dan internasional. Wasit asal Inggris ini juga menjadi penentu laga Atletico di babak 16 besar dan 8 besar lalu, serta satu laga Real Madrid di babak penyisihan grup. Selain nama Clattrenburg, Simon Beck dan Jake Collin juga masuk sebagai asisten wasit, serta ua nama wasit tambahan yaitu Anthony Taylor dan Andre Marairer.

Bagaimana Peluang Kemenangan Atletico Madrid dan Los Blancos?

Dengan kehadiran wasit yang terkenal dengan ketegasannya di lapangan hijau tersebut, tak sedikit yang memprediksi bahwa laga akan berlangsung sangat imbang, karena wasit merupakan orang luar Spanyol yang kemungkinan besar tak akan memihak skuat manapun. Seperti diungkapkan mantan kiper Real Madrid Diego Lopez yang menilai kans kedua tim sama besar. Atletico Madrid katanya patut memenangkan laga sebab sudah mampu mengalahkan juara bertahan sekelas Barcelona yang memiliki kualitas hampir sebanding dengan Real Madrid. Sementara mantan klubnya juga berpeluang menang, karena beberapa pemain utama yang cedera bisa merumput kembali.

Sementara itu pemain Atletico Madrid Juanfran mengatakan timnya tentu akan melakukan upaya semaksimal munkin untuk memenangkan laga tersebut, mengingat saat ini kesempatan untuk meraih gelar hanya pada kompetisi Liga Champions, mengingat posisi skuat ini pada kompetisi domestik Liga Spanyol harus terdepak ke peringkat ketiga setelah dikalahkan Levante pekan lalu. Sementara pelatih El Real Zidane mengaku sangat antusias dengan laga yang akan terjadi itu, karena secara garus besar timnya sudah mengantongi kelemahan lawan.

Siapa Pemain Andalan Kubu Atletico Madrid Dan Real Madrid?

Kalau bicara tentang pemain yang diandalkan untuk mempencundangi lawan di laga final, Atletico Madrid tentunya akan menaruh harapan besar pada Antoine Griezzman yang selama ini mampu mencetak banyak gol untuk tim, bersamanya juga ada Fernando Torres yang punya ambisi untuk menumpas perlawanan rival sekotanya tersebut. sementara dari kubu Real Madrid, kebugaran Benzema dan gareth Bale yang kembali maksimal membuat skuat ini punya nilai tambah dalam hal serangan mematikan.

Dengan keberadaan wasit yang tegas dan sangan kecil kemungkinan memihak, serta kans imbang dan pemain yang sama kualitasnya, maka laga final Liga Champions antara Atletico Madrid dan Real Madrid dijamin akan berlangsung seru, dan siapapun pemenang dan siapa yang kalah sebenarnya sudah membuktikan diri sebagai yang terbaik di Eropa saat ini.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya


Disingkirkan Atletico, Bayern Munchen Masih Yang Terbaik

in Berita Bola
bayern munchen-detik-bola

Disingkirkan Atletico, Bayern Munchen Masih Yang Terbaik

Detik Bola | Berita Bola Setelah menderita kekalahan di kandang sendiri pada leg kedua semifinal Liga Champions, yang sekaligus memupus harapan skuat Bayern Munchen untuk meraih gelar juara, sejumlah pemain dan pemerhati sepakbola mengaku bahwa kekalahan tersebut tak menghilangkan prediket tim terbaik yang disandang Die Roten.

Kekalahan menyakitkan tersebut memang membuat banyak pihak terkejut, apalagi Munchen yang biasanya superior di kandangnya harus mengaku kalah oleh tim Spanyol Atletico Madrid. Pemain Die Roten Arturo Vidal mengungkapkan bahwa meskipun kalah, Munchen masih yang terbaik, karena kalah secara terhormat setelah melakukan perlawanan mati-matian dari segala penjuru. Sebagai penyemangat, Vidal membeberkan bahwa timnya masih punya kesempatan memenangkan dua titel lagi di kancah kompetisi lokal yaitu Bundesliga dan DFB Pokal. Dan tentunya tim harus tetap semangat untuk merealisasikannya dan segera melupakan kekalahan menyakitkan ini.

Terima Kekalahan Bayern Munchen, Guardiola Tak Mau Salahkan Pemain

Kekalahan yang dirasakan Bayern Munchen memang disebabkan banyak faktor, diantaranya adalah kegagalan eksekusi penalti yang dilakukan Thomas Muller, padahal jika dimaksimalkan gol tersebut bisa membawa kemenangan bagi tim. Tapi pelatih Die Roten Pep Guardiola tak mau menyalahkan salah satu pemain terbaiknya tersebut. Menurutnya tim sudah melakukan yang terbaik saat laga tersebut, hanya saja Atletico memiliki keberuntungan lebih besar ketimbang timnya. Dia juga tak mau menyalahkan pemain lain yang banyak dinilai sebagai pemicu kekalahan, sebab menurut Guardiola apa yang sudah terjadi memang layak terjadi.

Disamping menerima kekalahan Bayern Munchen dengan lapang dada, Guardiola juga meminta maaf pada skuatnya dan berharap musim depan hasil yang dicapai tim tersebut jauh lebih baik, mengingat sang pelatih tak akan menjadi juru taktik Die Roten musim depan, karena memilih berkarir bersama Manchester City. Tapi dia mengaku bangga karena selama 90 menit bermain semua pemain sudah memperlihatkan kualitas masing-masing. Tapi kapten tim Philip Lahm mengaku sangat kecewa dengan kekalahan tersebut, karena urung memberikan hadiah terindah sebelum kepergian sang pelatih.

Bayern Munchen Bukan Tim Yang Mudah Disingkirkan

Meskipun menuai kemenangan atas Munchen, ternyata tak serta merta membuat pemain Atletico Madrid fernando Torres jumawa. Bahkan dia menilai pertandingan tersebut membuat timnya kewalahan. Apalagi di babak pertama dimana Munchen mendominasi pertandingan dan selalu menekan dengan gaya yang susah ditebak. Hal ini membuktikan bahwa pasukan Guardiola bukanlah tim sembarangan, karena terus melakukan perlawanan hingga laga berakhir. Untungnya anak asuh Diego Simeone lebih fokus di babak kedua sehingga mampu mendominasi permainan dan memetik kemenangan 2-1.

Sekarang tinggal menunggu siapa yang akan menyusul Bayern Munchen terdepak dari semifinal Liga Champions, apakah Real Madrid atau Manchester City, mengingat laga ini juga memiliki aroma pertempuran sengit yang sudah tersaji sejak leg pertama pekan lalu. Akankah duo Madrid yang mengisi laga final ?

  Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

 

Mana Yang Lebih Diprioritaskan Real Madrid, La Liga Atau Champions?

in Berita Bola

Mana Yang Lebih Diprioritaskan Real Madrid, La Liga Atau Champions?

Detik Bola | Berita Bola Jelang akhir kompetisi musim 2015/2016, Real Madrid masih bertahan di dua kompetisi besar, satunya adalah Liga Spanyol dan satunya lagi adalah Liga Champions. Ada yang bilang anak asuh Zinedine Zidane ini lebih mengutamakan Champions karena merupakan kompetisi internasional ketimbang memenangkan Liga Spanyol.

Rumor itu mencuat karena saat ini di Liga Spanyol Real Madrid masih berpeluang menyingkirkan Barcelona dari posisi puncak klasemen karena hanya terpaut satu poin saja. Sedangkan di tingkat Liga Champions, Los Blancos masih memiliki asa memenangkannya karena jika mampu menaklukkan Manchester City pada babak semifinal leg kedua nanti. Tapi menurut gelandang El Real Casemiro, timnya mengutamakan semua laga yang akan dihadapi, tidak ada kata memprioritaskan satu kompetisi saja, karena meraih semua gelar yang tersisa merupakan hal wajib yang ingin diwujudkan skuatnya saat ini.

Liga Spanyol Musim Ini, Membuat Real Madrid, Atletico Dan Barca Capek?

Meskipun hanya menyiakan dua laga, Liga Spanyol musim ini tetap menciptakan sensai persaingan yang luar biasa, apalagi antara skuat tiga besar, yang masih punya kesempatan menjadi juara di akhir kompetisi. Real Madrid dan Atletico Madrid merupakan tim yang sangat berambisi melengserkan Barcelona dari kursi puncak klasemen, dan tentunya akan membuat skuat Luis Enrique tak akan menyerah begitu saja untuk mempertahankan posisi puncak tersebut. Pengamat menilai tekanan pada tiga klub tersebut sangat besar untuk memenangkan musim dengan gelar. Tak salah jika masing-masing dibuat kewalahan dan capek usai kompetisi berakhir nanti.

Mantan pemain Liga Spanyol Juan Mata senada. Dia mengatakan bahwa kompetisi musim ini memang luar biasa. dia mengaku sudah satu dekade tak melihat persaingan ketat seperti musim ini, dan menurutnya hal itu sangat membanggakan, artinya semakin banyak klub Spanyol yang berkualitas, sehingga tak melulu satu atau dua klub saja yang berkompetisi dan menjadi superior. Tapi memang menurutnya kans Barcelona cukup besar ketimbang Real Madrid ataupun Atletico Madrid, sebab Lionel Messi cs ini masih berkutat di puncak klasemen dan tentunya akan berupaya agar posisi tersebut jadi hak paten di akhir musim.

Zidane Membuat Real Madrid Kembali Ganas

Setelah sempat terpuruk, akhirnya Los Blancos kembali jadi macan garang yang siap melibat Atletico Madrid dan Barcelona dari kandidat juara Liga Spanyol. Hal ini diyakini striker El Real Christiano Ronaldo, yang mengaku siap mempersembahkan gelar untuk timnya, apalagi dengan kepemimpinan Zinedine Zidan yang dinilainya sebagai penyemangat terbaik tim sehingga mampu bangkit dari keterpurukan beberapa waktu lalu. Menurutnya hasil terbaik pantas didapat tim yang sudah menemukan pelatih dan kompisisi terbaiknya musim ini.

Buat Anda pencinta sepakbola Spanyol tentunya dibuat deg-degan dengan hasil akhir yang akan tersaji di akhir musim 2015/2016 ini. Yang jelas siapapun pemenangnya, akan membuktikan bahwa kehebatan mereka melebihi rival terberat, dan mampu menghadapi tekanan luar biasa dari banyak pihak untuk memenangkan kompetisi.

  Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

 

Kegagalan Bursa Musim Panas di Eropa

in Berita Bola
bursa musim panas-detik-bola

Detik Bola | Berita Bola Bursa musim panas kemarin benar-benar menyajikan berbagai fakta menarik, khususnya bagi para pendukung klub yang menginginkan para pemain incarannya. Hal itu diperhebat melalui beberapa keputusan dari klub yang nekad mengeluarkan anggaran besar demi memperoleh pemain yang mereka inginkan. Hal yang sangat wajar ketika sebuah klub memiliki modal yang sangat besar dengan target yang sama besarnya pula.

Namun sebuah harapan belum tentu berbanding lurus dengan praktik nyatanya. Seorang pemain mahal belum tentu menjamin kesuksesannya dalam sebuah tim. Bahkan mereka harus menerima kenyataan untuk duduk di bangku cadangan dalam waktu yang cukup lama. Terdengar menyakitkan namun begitulah yang harus mereka hadapi ketika kontrak sudah ditandatangani.

Salah satu klub yang terlanjur melakukan pembelian mahal adalah Atletico Madrid. Mereka sudah membeli Jackson Martinez dari Porto dengan nilai sebesar 35 juta Euro. Ia memang sudah kerap mengisi beberapa laga penting. Setidaknya, ia telah hadir dalam 15 pertandingan. Namun untuk bermain selama 90 menit, ia cuma diberi kesempatan dua kali. Padahal, Martinez dulunya adalah andalan terpenting Porto. Selama tiga tahun, ia membuktikan ketajamannya sebagai seorang pemain penting di sana. Ia telah mencetak 92 gol dari 133 laga. Namun selama bergabung bersama Atletico Madrid hingga saat ini, ia baru bisa mencetak 3 gol.

Pemain mahal lainnya yang sering dicadangkan adalah Memphis Depay. Menjelang masa-masa kehadirannya di MU, banyak yang mengelu-elukan dirinya. Diboyong dari PSV Eindhoven dengan nilai sebesar 27,5 juta Euro, ia ternyata tak mampu memenuhi harapan. Terhitung bahwa ia cuma 4 kali diturunkan dalam dua babak penuh pertandingan. Kini, nasibnya pun tidak begitu jelas di MU.

Namun bisa jadi bahwa keputusan untuk mencadangkan seorang pemain mahal karena ia masih menunggu giliran sambil mematangkan bakat di usia yang masih muda. Misalnya saja dengan pembelian Juventus pada Alex Sandro dari Porto. Pemain berusia 24 tahun ini dibeli dengan nilai sebesar 26 juta Euro. Sejauh ini, ia baru tampil sebanyak 7 kali. Artinya, ia masih menunggu waktu yang cukup lama supaya bisa membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu pemain mahal yang pernah dibeli oleh Juventus. Tidak mudah memang, namun hal itu harus dijalaninya sebagai bagian dari proses pemantapan karir.

Dalam setiap transaksi yang hendak dilakukan oleh sebuah klub, wajar jika pemberitaan begitu masive. Apalagi jika pemain yang diincar adalah satu dari beberapa yang difavoritkan. Bagi sebuah klub yang mengincarnya, hal semacam itu biasanya menimbulkan beban tersendiri. Di satu sisi, mereka memang harus membuktikan bahwa pemain itu layak untuk dibeli. Di sisi lain, ada kendala lain yang kurang mendukung proses pembelian nanti.

Sementara itu, sebagian klub juga sedang bermasalah dengan skuad yang mereka miliki saat ini. Persoalan skuad yang belum solid dan target di liga yang diikuti menjadi penyebab dari segala kebingungan untuk memutuskan siapa yang hendak dibeli, dan lebih penting lagi adalah siapa yang akan dijual. Misalnya saja Manchester United yang dulu sempat mengalami kegamangan karena tak bisa menentukan bagaimana seharusnya De Gea dijual ke Real Madrid. Mereka yang mengalami masa-masa sulit terpaksa harus menghadapi banyak tekanan dari para pendukungnya dan jajaran petinggi klub. Parahnya lagi, tidak ada keputusan yang benar-benar jelas dalam menentukan penjualan De Gea saat itu. Akhirnya, ia pun tetap bertahan di sana meski sempat menanggung malu akibat keputusan klub yang tak jelas.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

Atletico Madrid Kejar Target Terbaik di 16 Besar

in Berita Bola
diego-simeone-atletico-madrid-detik-bola

Detik Bola | Berita Bola

Keberhasilan menggeser Real Madrid oleh Atletico Madrid di peringkat kedua klasemen sementara La Liga merupakan sukses yang patut dirayakan, namun kerja keras dan fokus akan terus dibutuhkan di pekan – pekan ke depan. Lolos ke babak 16 besar Liga Champions Eropa merupakan target berikutnya yang ingin dicapai oleh Diego Simeone. Meski peluang Atletico Madrid cukup besar untuk lolos ke babak 16 besar; memenangkan semua pertandingan tersisa menjadi hal penting guna memastikan hasil terbaik dan terhindar dari tim kuat di babak 16 besar yang menggunakan sistem gugur pada 2 pertandingan kandang dan tandang. Menang melawan Galatasaray menjadi target terdekat yang harus dipenuhi guna memenuhi target lebih besar lolos dari Grup C Liga Champions Eropa.

Memenangkan turnamen selalu menjadi hal yang istimewa bagi sebuah klub; hal yang sama juga terjadi di Atletico Madrid. Penunjukan Diego Simeone sebagai manajer Atletico Madrid memang membawa efek positif yang segera dirasakan. Perayaan gelar juara Liga Eropa kedua selama 3 musim terakhir pada tahun 2012 menjadi salah satu momen paling membanggakan bagi klub terbesar kedua di kota Madrid tersebut. Kemenangan atas Real Madrid di final Copa del Rey 2013 menjadi momen membanggakan lain yang dirayakan oleh Atletico Madrid; memenangkan gelar dan mengalahkan rival sekota di partai final akan selalu menjadi perayaan yang sangat manis.

Sukses memenangkan beberapa gelar di masa kepemimpinan Diego Simeone juga membuat julukan El Pupas atau “yang dikutuk” menjadi luntur karena kini Atletico Madrid adalah tim juara. Meski tidak memenangkan gelar apapun di musim lalu; Atletico Madrid sukses mencapai partai final Copa del Rey setelah menyingkirkan Real Madrid di semifinal. Sedangkan keberhasilan mencapai perempat final Liga Champions Eropa juga dijalani tanpa kesulitan berarti. Kini upaya mengulang sukses ke babak 16 besar dan melaju sejauh mungkin di kompetisi Eropa dengan menghindari tim – tim kuat di fase awal dapat dilanjutkan dengan mengalahkan Galatasaray. Hasil imbang melawan juara Turki tersebut sebenarnya cukup untuk meloloskan Antoine Griezmann dan kawan – kawan ke babak 16 besar; namun menghindari tim kuat sebagai lawan di babak 16 besar menjadi target jangka panjang yang pasti diincar oleh Diego Simeone.

Stadion Vicente Calderon merupakan tempat angker bagi klub manapun yang datang menjalani pertandingan di kompetisi Eropa; Atletico Madrid hanya 2 kali kalah di Vicente Calderon pada 25 pertandingan di kompetisi tingkat Eropa. Kekalahan terakhir terjadi saat kalah dari Benfica bulan September lalu sehingga bermain hati – hati tetap menjadi hal yang wajib dilakukan agar terhindar dari kekalahan ketiga di kandang.

Kembalinya performa menawan dari Koke menjadi modal penting di pertandingan melawan Galatasaray. Gelandang 23 tahun tersebut menjadi figur penting di lini tengah Atletico Madrid selama 2 musim terakhir; ia berkembang menjadi sosok gelandang kreatif dengan kemampuan mengorganisir permainan serta mampu mencetak gol. Kreativitas di lapangan dan menciptakan peluang bukan masalah bagi Atletico Madrid; namun penyelesaian akhir yang mungkin lebih pantas mendapat lebi banyak perhatian. Simeone juga memiliki cukup banyak pilihan di lini depan meski Jackson Martinez dikabarkan mengalami cedera dan Antoine Griezmann sedang dalam kondisi kurang tajam. Memainkan Fernando Torres dapat menjadi pilihan mengingat penyerang 31 tahun tersebut masih memiliki keinginan mencetak gol ke-100 bagi Atletico Madrid. Sementara itu pulihnya Luciano Vietto dan juga kondisi bagus Angel Correa memberi pilihan lebih banyak bagi Simeone untuk memilih pemain dengan insting menyerang yang tinggi.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola
Go to Top