Tag archive

anies

Hasbiallah Ilyas PKB : Saya baru Paham Alasan Jokowi Pecat Anies Baswedan

in Detik News
anies baswedan detik-bola

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasbiallah Ilyas mengaku kini paham alasan Jokowi memecat Anies Baswedan.

Anies dipecat dari jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta.

“Saya baru paham alasan Jokowi setelah banjir di Jakarta dua hari ini. Ini toh alasannya,” ujar Hasbi, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta ketika dihubungi Wartakotalive.com, Selasa (6/2/2018).

JADWAL MOTOGP TERBARU

Ini Dia Video Versi 5 Menit Hanna Anisa Mahasiswa UI, Bukan Siksa Kubur

Jakarta kembali mengalami banjir akibat tingginya debit air Sungai Ciliwung sejak Senin (5/2/2018), dan belum sepenuhnya surut sampai Selasa (6/2/2018).

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

“Beliau (Anies) ternyata tak punya skala prioritas dalam bekerja,” kata Hasbi.

Menurut Hasbi, Anies lalai memprioritaskan masalah banjir dalam program-program pertamanya, padahal mulai menjabat menjelang puncak musim hujan.

“Ini malah penataan Tanah Abang didahulukan, becak lah diurusin,” ucap Hasbi.

Menurut Hasbi, banjir di Jakarta selama dua hari ini sebenarnya bisa tak terjadi, apabila Anies cepat mengatasi masalah pembebasan lahan yang belum rampung di Sungai Ciliwung.

“Banjir dua hari ini di Pejaten Timur, Rawajati, dan lainnya itu, karena ada bagian Sungai Ciliwung yang belum ditutup sheet pile (turap). Penyebabnya karena pembebasan lahan belum rampung, sehingga BBWSCC belum bisa bekerja memaksimalkan penurapan,” tutur Hasbi.

Padahal, kata Hasbi, sejak November 2016 lalu usulan-usulan itu sudah masuk ke meja Anies, tetapi tak ditanggapi.

“Begini nih kalau gubernurnya cuma bisa cengar-cengir saja. Presiden Jokowi dulu melakukan langkah tepat dengan memecat Anies dari jabatan Menteri Pendidikan. Kayak begini kerjanya, kok,” tutur Hasbi.

Instruksi siaga banjir Gubernur DKI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginstruksikan seluruh jajarannya untuk melakukan siaga.

Permintaan siaga setelah mengetahui kiriman air dari Depok.

Depok sudah dinyatakan siaga satu sejak pukul 16.00 WIB.

“Sekali lagi saya instruksikan seluruh jajaran untuk jalankan pesan Operasi Siaga Ibu Kota yaitu siap, tanggap, dan galang,” kata Anies kepada awak media, Senin (5/2/2018).

longsor soeta detik-bolaLongsor di Bandara Soekarno-Hatta pengendara mobil terkena longsoran. (warta kota)
Jajaran yang diminta siaga antara lain wali kota, BPBD, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Perhubungan, Dinas Bina Marga, Satpol PP, Dinas Kesehatan, lurah, dan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik.

“Seluruh jajaran SKPD bantu pantau dan pastikan informasi sampai pada SKPD yang terlibat langsung dalam mengantisipasi limpahan air dari hulu yang diprediksi akan masuk Jakarta sekitar pukul 18.00,” kata Anies.

Ini pesan Anies untuk instruksikan jajarannya siagakan banjir menuju Jakarta.

Pastikan semua posko dalam posisi siap dan bisa menampung semua warga yang berpotensi terdampak bencana.

longsor bandara soeta 2 detik-bolaJalan menuju Bandara Soekarno-Hatta longsor dan berdampak kereta bandara berhenti beroperasi, Senin (5/2/2018). (warta kota)
BPBD: Koordinasikan antisipasi dan penanggulangan banjir.

Pastikan informasi tersampaikan ke seluruh bagian terkait, juga kepada publik yg membutuhkan.

Utamanya seluruh warga di DAS Ciliwung.

Dinas SDA: Pasukan biru bersiap di titik rawan banjir dan memastikan tidak ada sumbatan di tali air. Pastikan pompa-pompa berjalan baik.

Dinas Sosial: Antisipasi warga yang terdampak banjir kiriman.

Kebutuhan sandang dan pangan agar dipersiapkan ketika warga harus mengungsi.
Siapkan respon cepat jika ada pengungsian.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Gawat ! Anies Baswedan : Program DP 0% Tidak Bisa Dilaksanakan

in Detik News
anies mewek detik-bola

Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan, menyatakan bahwa ia tidak menuntut program rumah DP 0 masuk dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) 2017.
Sebab, kata Anies, program tersebut tidak memungkinkan dimulai pada akhir tahun ini. “Kita bertugas kapan? Oktober. Jadi selisih berapa bulan sampai akhir tahun? Dua bulan,” kata Anies saat ditemui di Pondok Bambu Permai, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (6/5/2017).

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Ia menanggapi pernyataan calon gubernur petahana, Basuki ” Ahok” Tjahaja Purnama, yang menyatakan bahwa pihaknya tidak akan mengakomodasi usulan program rumah DP 0% dalam APBD-P 2017.

Menurut Anies, dalam program rumah DP 0, setiap warga calon peserta program diharuskan lebih dulu memiliki rekening Bank DKI.

Nantinya, rekening warga akan dicek secara rutin setiap bulan selama enam bulan. Karena itu, Anies menyatakan, tidak mungkin jika program rumah DP 0 dimulai pada tiga bulan awal masa jabatannya yang juga tiga bulan terakhir tahun 2017.
“Jadi memang dilaksanakannya 2018, tidak bisa 2017,” ucap Anies.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Tolak Masukkan DP Rumah 0% di APBD 2017, Ini Alasan Ahok Yang Bikin Bungkam Anies

in Detik News

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan tidak akan memasukan program rumah DP 0 (nol) persen pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2017.

Seperti diketahui, program rumah DP 0 persen merupakan salah satu janji kampanye pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada lalu, yang hari ini ditetapkan KPU Provinsi DKI Jakarta sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta terpilih.
Ahok sendiri, mempersilakan Anies-Sandi memasukkan program DP 0 persen pada pembahasan APBD 2018.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Sebab, kata Ahok, pembahasan APBD-P 2017 masih ranah dirinya sebagai gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat.
“Silakan saja masukin (DP 0 persen) di (APBD) 2018. Kita lagi proses selesaikan (APBD-P), dia boleh usul saja,” ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (5/5/2017).

Meski Anies-Sandi dipersilakan mengajukan usulan saat Pemprov DKI dengan DPRD membahas RAPBD Perubahan 2017, program DP 0 persen tidak akan masuk. Ahok menilai program tersebut tidak masuk akal.
“Tapi kalau (Anies-Sandi) usul soal mesti sediakan uang supaya DP nol persen, bunga nol persen ya nggak masuk akal buat kita beli rumah,” kata Ahok.

Menurut Ahok, apabila Pemprov Jakarta memyediakan uang untuk warga yang ingin mengikuti program DP rumah 0 persen dan warganya bisa cari rumah serta beli sendiri, dia menilai pemerintah akan menyalahi aturan.
“Kalau dia (Anies-Sandi) mau bikin ya silakan dia bikin sendiri. Tapi duit dari mana? Semua warga boleh cari rumah sendiri DP 0 persen, cicilan bunga nol persen dari mana? Kita (Pemprov DKI) nggak bisa,” tegas Ahok.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Sebut Program DP 0% Rumah Ayam, Warga Tambora Ini Dilaporkan Anies

in Detik News
Anies-Baswedan-Program-Rumah-DP-0% detik-bola

Calon Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan berjanji di 5 tahun masa kepemimpinannya. Untuk mewujudkan progam rumah Dp 0 persen.
Janji tersebut disampaikan Anies saat mengunjungi warga di Rusun Tambora, Jakarta Barat.

“Saya Janjikan 5 tahun ke depan seluruh warga Jakarta sudah mempunyai rumah sehingga tidak perlu menyewa seumur hidup, Insya Allah itu program yang kita janjikan.” janji Anies, Minggu (30/4).
Anies mengajak warga jakarta untuk turut menyukseskan program yang ia janjikan.
“Kami ingin ada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kami dapat amanah tugas. Tugasnya besar karena itu saya mohon kepada ibu bapak. Doakan kami supaya bisa menjalani tugas kami dengan baik,” kata Anies.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Menanggapi Janji Anies tersebut beberapa warga meneriaki Janji Anies tersebut, mereka menerikaki janji rumah apa yang akan diberikan oleh Anies Baswedan.
“Rumah apa yang kita dapat nanti pak? rumah ayam pak?” Ujar salah seorang warga yang langsung membuat Anies terdiam.
Menaggapi teriakan warga tersebut, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menjelaskan bahwa dirinya sudah mempunyai program DP rumah 0 persen bagi warga Jakarta untuk memiliki rumah.
Warga bebas menentukan model rumah yang diinginkannya. Mulai dari rumah tapak, rumah susun atau apartemen, lokasi, luas wilayah dan sebagainya.
“Yang penting kita ingin warga punya rumah sendiri karena yang kita atur pembiayaannya.” Tutup Anies.

Calon Gubernur Terpilih Anies Baswedan juga malaporkan Agus Kurniawan (AK) warga Rusun Tambora Jakarta Barat ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik, hal itu dikarenakan AK menyebut Anies Menjanjikan program rumah ayam, saat Anies melakukan kunjungan di Rumah Susun Tambora, Jakarta Barat, Minggu (30/4).

“Kita sudah laporkan Agus Kurniawan ini ke Polda Metro Jaya dengan laporan pencemaran nama baik, karena terlapor menghina program Gubernur Terpilih sebagai program Rumah Ayam.”
Saat di minta konfrimasi, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan bahwa ada laporan dari timses Anies-Sandi terhadap AK, dan akan segera di tindak lanjuti.
“Kita sudah menerima laporan dari Tim Anies Baswedan terhadap Agus Kurniawan dengan tuduhan pencemaran nama baik, laporan sudah kami terima dan masih di tindak lanjuti nanti akan kita panggil terlapor dan pelapor ke kantor.” Ujar Kombes Pol Argo Yuwon.

Ini merupakan laporan pertama Anies Baswedan melalui Timsesnya setelah menjadi gubernur terpilih. Timses Anies Berdalih hal ini agar masyarakat tidak sembarangan dalam berbicara.
“Laporan ini dilakukan agar masyarakat tidak sembarangan dalam berbicara karena ucapan dari terlapor sudah menyakiti hati Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.” Tutup Timses Anies-Sandi
Saat di mintai keterangan atas laporan tersebut, Anies Baswedan tidak menjawab alasannya melaporkan warga tersebut dan lebih menghindari wartawan.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Ngelunjak, Ahok Tegaskan Ke Anies : Kamu Belum Gubernur !

in Detik News
anis belum gubernur detik-bola

Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama (Ahok) memberikan reaksi terkait usulan yang diajukan tim transisi Anies-Sandi dalam penyusunan Anggaran Pemerintah Belanja Daerah Perubahan (APBDP).

“Nggak bisa,” ujar Ahok saat ditemui di gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (2/5/2017). “Kalau APBDP kan masih punya kita. Yang mau susun kan kita.”
“Kalau untuk Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2018, ya silakan. Ya, silakan saja kasih masukan. Sama kayak masyarakat kasih masukan, kita terima aja,” sambung Ahok lagi.
Meski terkesan menolak mentah-mentah usulan dari tim transisi Anies-Sandi, tapi Ahok mengatakan bahwa pihaknya tidak menutup diri terhadap kritik, saran, dan masukan dari warga.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

“Bisa saja bila di tahun 2017 ini sudah mulai memberikan masukan APBDP, silakan kasih masukan. Kan kita sudah buka,” ujarnya.
Tapi Ahok kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengubah apapun, berdasarkan masukan atau usulan dari pihak lain.

“Jadi bukan berarti kamu ubah semua. Kamu belum gubernur, kok. Kan kalau kita niatnya sama-sama, kan pasti nggak ada masalah. Kita lanjutin kan. Kita fokusnya mau untuk Jakpro supaya untuk penyelesaian LRT, kamu masuk, kamu ngotot, kamu mau kasih yang lain, saya nggak kasih dong. Itu kan lanjutan kita. Masukan silakan,” tandasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berencana memasukan tim transisi agar dapat memastikan anggaran program mereka dapat masuk dalam APBDP, lantaran Pemprov DKI Jakarta tengah membahas Rancangan Kinerja Pemerintah Daerah (RKPD) Perubahan.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Anies – Sandiaga Uno Mulai Galang Dana Dari Relawan Karena Kehabisan Modal

in Detik News
anies sandiaga uno detik-bola

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengakui kampanye putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta bakal terkendala terkait dengan anggaran dana. Sandi, berharap bisa menekan biaya dari bantuan relawan-relawan yang tersebar di wilayah Jakarta.

“Saya lagi menghitung pendanaan yang coba kita galang tapi akan menemui beberapa kendala, oleh karena itu saya memohon dukungan dari segi relawan untuk menjaga beberapa TPS yang kemarin sudah kita identifikasi perlu lebih dikawal,” ujar Sandiaga di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (11/3/2017).

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Sandi melanjutkan, pengeluaran dana kampanye condong lebih besar untuk mobilisasi dan kebutuhan logistik. Ditambah dengan batasan penggunaan dana kampanye pada putaran kedua yang ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak boleh lebih dari Rp35 miliar.

“Kalau relawan untuk mobilisasi dan logistik itu kita butuh pendanaan, KPU mengeluarkan peraturan tidak boleh dari Rp35 miliar, kita harus berhemat sehemat hematnya, kita mau dengan lebih banyak volunteers itu lebih banyak relawan yang turun kita bisa menekan cost,” ungkapnya.

“Mardani sudah sampaikan ke saya, sekitar 20-30 persen lebih rendah dan itu saya bilang
Sementara itu pria yang Bang Sandi ini akan mengupayakan penggalangan dana dari masyarakat, melalui one on one. Tak hanya itu, Sandi juga akan menutupi sisa kekurangan dengan dana pribadinya untuk kampanye.

“Saya sudah komit seandainya ada kekurangan, saya yang akan menutupi dari dana pribadi saya. Makanya banyak pertemuan pertemuan internal itu saya mencoba meyakinkan pengusaha pengusaha untuk ikut,” katanya.

Pria yang akrab disapa Bang Sandi itu berharap nantinya biaya kampanye putaran kedua bisa dipangkas seefisien mungkin dengan mencari inovasi-inovasi baru.

“Mudah mudahan bisa ditekan biayanya, saya pikir ini tantangan buat kita lebih memastikan semua pihak berhemat, seefisien mungkin,” pungkasnya.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Ini Dia Orang Yang Bongkar Borok Anies Baswedan Dari Awal Sampai Sekarang

in Detik News
anies baswedan detik-bola

Budayawan Indonesia Mohamad Sobary yang akrab disapa Kang Sobary secara terbuka mengungkapkan siapa sebenarnya Anies Baswedan.

Dalam sebuah diskusi di Para Syndicate (3 Maret 2017) lalu, penulis buku “Kang Sejo Melihat Tuhan” ini menilai Anies Baswedan sebenarnya pemuja kekuasaan sejak dulu kala.
Indikasi sederhana terlihat saat pemilihan Rektor Universitas Paramadina.

Salah seorang kandidat kuat Calon Rektor, Yudhi Latief harus mengubur impiannya menjadi orang nomor 1 di Univeritas Paramadina lantaran dijegal Anies Baswedan.

Anies Baswedan yang disupport Yayasan Paramadina Sudirman Said menelikung kang Yudhi, padahal kang Yudhi sudah melalui tahap yang benar. “Yudhi dijegal Anies Baswedan melalui operasi yang di disupport Sudirman Said,” terangnya.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Kang Sobary yang juga sangat dekat dengan Gus Dur ini menguliti sosok Anies Baswedan agar warga Jakarta mengenali sosok Anies. Bahwa, dibalik kesantuan kata Anies sebenarnya tersimpan nafsu angkara merebut kekuasaan.

Kang Sobary yang juga Mantan Pemimpin Umum Kantor Berita Antara dan mantan Direktur Eksekutif Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintah mengaku sangat mengenali sosok Anies Baswedan. Maklum, Anies pernah menjadi anak buahnya saat di Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintah.

Dalam Video itu, Kang Sobary membongkar keanehan Anies yang tiba-tiba saja pamit dari Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintah untuk menjadi Rektor Paramadina.

Anies kemudian menjadi Rektor Paramadina meski melalui proses yang sangat tidak demokratis. Anies yang disokong Sudirman Said Cs rela “membunuh” karier Yudhi Latief yang memang sudah disiapkan untuk memimpin Universitas yang dibangun oleh intelektual Nurcholis Madjid itu.

Karena itu, Kang Sobary mengeritik keras predikat “Intelektual Muslim” yang disematkan Anies Baswedan,

Menurutnya, Anies Baswedan tidak layak menyandang predikat intelektual. Sebab seorang intelektual bukan dilihat dari gelar akademis, tapi pada keberpihakan dan pemikiran yang bisa mengejawentahkan barokah dari Langit untuk bisa dinikmati di Bumi. “Keadilan Sosial,” terangnya.

Bagi Kang Sobary, Anies Baswedan minus soal intelektual. Predikat minus ini makin terlihat jelas sejak memaksakan diri menjadi Rektor Paramadina. “Anies itu elitis dan pemuja kekuasaan sejak dulu kala. Termasuk kiprah Anies yang ingin jadi Gubernur Jakarta melalui Pilkada saat ini,” imbuhnya.

Bukti betapa hausnya Anies akan kekuasaan terlihat dari langkah politiknya dengan mengunjungi pentolan FPI, Rizieq Shihab.

Anies yang dulunya membenci Rizieq Shihab justru menjilad ludahnya sendiri berdamai dengan markas Petamburan.“Sejak dulu Anies bukan bagian dari kaum intelektual yang melakukan diskursus tentang pluralitas, tetapi sudah sejak dulu kala Anies memang Raja Catut,” urainya.

Sebagai Raja Catut jelas Kang Sobary Anies sengaja memainkan simbol Agama memang untuk memenangkan Pilkada saja, karena memang ada satu persamaan atas kekuasaan duniawi. “Afiliasi yang sama dengan rombongan FPI dan kelompok radikal anti kebhinekaan demi kekuasaan atas Jakarta,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kang SObary mengatakan ambisi Anies yang elitis tidak pernah mencapai pada hakikat Pelayan Rakyat Jakarta yang sebenarnya. Karena karakter pemimpin tidak pernah ada dalam diri Anies. “Yang ada, nafsu berkuasa. Paramadina rusak karena Anies. Kemendikbud era Anies juga paling jelek nilainya berdasarkan penilaian Ombudsman,” imbuhnya.

Dia mengatakan tujuan kepemimpinan Anies adalah untuk hore-hore antara dia dan pendukung-pendukungnya saja. ‘’Sekarang ini terlihat jelas, Anies si mulut madu sedang menikmati rusaknya kerukunan Jakarta dengan mengangkat isu Agama melalui spanduk tolak Jenazah. Harus dihentikan dan tentukan pilihan,” pungkasya.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Mengejutkan, Ini Fakta Dari 10 Kebohongan Anies Baswedan Dan Isinya

in Detik News
anies baswedan detik-bola

Pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mulai diserang kampanye hitam jelang pencoblosan Pilgub DKI pada 15 Februari nanti. Mereka dituduh melakukan kebohongan kepada masyarakat DKI Jakarta atas semua datanya.

Kampanye hitam kepada pasangan nomor urut 3 itu melalui selebaran bertuliskan ’10 kebohongan Anies-Sandi’. Adapun isi selebaran itu mengenai tuduhan kebohongan kandidat tersebut selama melakukan kampanye.

10 kebohongan anies

Mengetahui adanya kampanye hitam itu, tim pemenangan Anies-Sandiaga langsung bergerak cepat. Mereka melaporkan kejadian tersebut kepada Panwaslu. Sebab dianggap telah merugikan.

10 kebohongan anies01

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

Temuan adanya selebaran menjatuhkan Anies-Sandiaga itu ditemukan Rabu (8/2) lalu, di bilangan Matraman, Jakarta Timur.

Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi, M Taufik, meyakini upaya menjatuhkan Anies-Sandiaga, lantaran elektabilitasnya dianggap terus mengalami kenaikan. Sehingga dia menduga para pesaing mulai panik dan melakukan pelbagai tindakan licik guna menjatuhkan lawan.

Berikut fakta-fakta beredarnya selebaran diduga upaya menjatuhkan Anies-Sandiaga di Pilgub DKI :

1. Ada empat pelaku

Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, menangkap empat orang yang diduga menyebarkan brosur berisi materi kampanye hitam yang mendeskreditkan pasangan nomor urut 3, Anies-Sandi. Pemilik jasa penyebaran brosur telah dimintai keterangan oleh Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.

Keempat pelaku diketahui menyebarkan brosur tersebut di kawasan Pisangan Baru, Matraman pada Rabu (8/2) siang. Tim Pemenangan Anies-Sandi mengecam penyebaran brosur kampanye hitam yang menyudutkan Anies-Sandi.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini karena menjatuhkan Anies-Sandi dengan cara yang tidak elok dan kampungan,” kata Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pengamanan Anies-Sandi Yupen Hadi, Kamis (9/2).

Menurut Yupen, penyebaran brosur berisi kampanye hitam tersebut bertentangan dengan hukum. Seharusnya, bila ada pihak yang tidak senang dengan Anies-Sandi, menggunakan cara-cara yang elegan dan tidak melanggar hukum.

2. Ditemukan 50 ribu lembar

Bidang Advokasi tim Pemenangan Anies-Sandi, Yupen Hadi mengungkapkan kronologi ditemukannya selebaran ’10 Kebohongan Anies Sandi’ beredar di kawasan Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur Rabu (8/2) lalu.

Hasil pemeriksaan, diketahui selebaran tersebut dibagikan dari rumah ke rumah. Tak hanya di Pisangan Baru, selebaran tersebut sebelumnya juga telah disebarkan di kawasan Jakarta Selatan secara masif.

Malamnya sekitar pukul 20.00 WIB, petugas mendatangi rumah salah satu diduga pelaku di kawasan Jakarta Barat. Benar saja, lebih dari 30.000 selebaran serupa ada di rumah Edo.

“Di rumahnya ada brosur sekitar 50.000 brosur yang rencananya dibagikan untuk Jakarta Timur, artinya ada upaya masif untuk kampanye hitam dan itu jelas melanggar hukum pasal 178 ayat 2 dengan ancaman hukuman 3 sampai 18 bulan kurungan,” terang Yupen.

3. Para terduga pelaku dilepas Panwaslu

Bidang Advokasi tim Pemenangan Anies-Sandi, Yupen Hadi menyayangkan Panwas Kecamatan Matraman hanya melakukan pemeriksaan kepada para pelaku. Apalagi keempat pelaku telah dibebaskan.

Seharusnya, kata dia, Panwascam mencari tahu siapa pelaku utama melakukan kampanye hitam. Mulai dari tempat mencetak, mendesain selebaran hingga dalang di balik kampanye hitam tersebut.

“Tadi malam sudah dilepaskan sekaligus harapan kami ada tindakan tegas dari aparat supaya memberikan Efek jera tapi nyatanya tidak melakukan efek tuh malamnya malah dilepaskan. Kami sesalkan mereka diperiksa dan bebas gitu aja,” ujarnya.

4.Bentuk selebaran seolah dikeluarkan timses

Sempat beredar selebaran yang isinya menyebut Anies-Sandi telah melakukan kebohongan terhadap sejumlah hal. Timses pasangan nomor urut tiga itu langsung membantah.

“Beberapa bari belakangan ada gerakan yang menurut kami merugikan. Pertama ada selebaran yang menarik perhatian orang seolah-olah mirip dengan kita yaitu selebaran bertuliskan 10 kebohongan Anies Sandi,” kata Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi, M Taufik, di Posko Pemenangan Anies Sandi di Jalan Cicurug No. 6, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis kemarin.

Dikatakan Taufik, saat mendapatkan informasi tersebut, tim langsung melapor ke Panwas Kecamatan Matraman. Tak lama kemudian, empat pelaku penyebaran selebaran tersebut langsung diamankan oleh pihak berwajib dan diproses.

Taufik mengimbau fitnah semacam itu dihentikan jelang jelang hari pencoblosan. Dia mengatakan, akan mengawal proses ini ke jalur hukum. “Pertama atas nama tim kampanye kami mengimbau pelaku untuk segera bertobat. Kedua kami akan mengawal proses hukum kami akan minta penegak hukum dalam Pilkada harus mengusut tuntas tidak hanya menangkap penyebar saja,” ungkap Taufik.

Taufik menduga penyebaran selebaran fitnah tersebut dipicu lantaran elektabilitas Anies-Sandi naik dalam sejumlah survei.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

IBOSport Agen Bola Terpercaya

Go to Top