Pelatih Asal Indonesia Dipercaya Malaysia Meski Gagal Bawa Juara

Hendrawan, pelatih asal Indonesia untuk tunggal putera Malaysia, masih mendapat kepercayaan meski gagal membawa pemainnya juara. Lee Zii Jia tidak lolos sebagai juara di turnamen Leg Asia. Sang atlet gagal mengalungi medali juara di tiga turnamen Leg Asia. Turnamen ini berlangsung di Thailand beberapa waktu lalu.

Muncul desakan dari beberapa pihak untuk Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (Badminton Association of Malaysia/BAM) agar mencopot Hendrawan. Usaha pencopotannya dari kursi pelatihan tunggal Malaysia disebabkan oleh kegagalan ini. Menanggapi desakan untuk memecat Hendrawan, Direktur Kepelatihan BAM mengungkapkan jika dirinya telah gagal membawa tunggal putera juara.

Wong Choong Hann menambahkan jika kegagalan ini bukan disebabkan oleh kesalahan Hendrawan saja. Meski begitu, Wong Choong Hann memastikan jika Hendrawan masih mendapat kepercayaan penuh dari BAM. Sang pelatih masih akan mengurus nomor tunggal putera Malaysia ke depannya.

 

Kesempatan dan Kepercayaan untuk Hendrawan

Dikutip dari Nst.com.my, Wong mengungkapkan jika dirinya bukannya tidak peduli karena tidak memecat sang pelatih. Meluruskan tentang keputusan yang diambil BAM, mereka tetap mengakui jika pelatih memang melakukan kesalahan. Mereka bertekat untuk belajar dari pengalaman.

Akan tetapi, BAM masih memberi kepercayaan secara penuh pada Hendrawan untuk tetap melatih. beberapa orang memang masih mempertanyakan kredibilitas Hermawan jika melihat bagaimana performa Lee yang memburuk pada tiga turnamen bac-to back. Wong masih menerima kritikan yang datang dan tidak menolaknya.

Meski begitu, Wong tetap berharap semua atlet di mana saja mereka berada juga memberi kesempatan bagi Lee Zii Jia untuk bisa mengejar dan memperbaiki kesalahan. Dirinya berharap semua pihak memberi ruang untuk mengamankan Lee.

Dirinya menambahkan jika dia meminta ruang untuk memperbaiki situasi. Mereka melakukan ini untuk bisa membalik keadaan. Dirinya yakin jika kegagalan juga bisa dialami semua manusia. Salah satunya dengan kemerosotan performa dan karier mereka. Dalam ajang Thailand Open 2021, Lee menyajikan tampilan buruknya.

Dirinya harus tersingkir pada babak perempat final. Tidak sampai di sini, nasib buruk masih mengintai Lee. Dalam Thailand Open jilid dua 2021, lagi-lagi Lee harus tersisih di babak pertama setelah ditaklukkan wakil India, Sameer Verman.

Lee masih dilanda kekalahan di ajang BWF Tour Finals 2020. Pada laga tersebut, atlet Malaysia ini mengalami kekalahan dari tiga pertandingan babak penyisihan. Kekalahan bertubi-tubi yang dialami membuat Lee mulai tidak mendapat simpati dari publik Malaysia karena tidak mampu maksimal dalam memanfaatkan permainan di tiga turnamen Leg Asia.

 

Pelatih Indonesia Dipercaya Malaysia Meski Gagal Bawa Pemainnya Juara

Ong Ewe Hock Desak BAM Tegas Terhadap Lee dan Hendrawan

Legenda Malaysia, Ong Ewe Hock mendesak Asosiasi Bulutangkis Malaysia agar bisa tegas menanggapi hasil minor yang diraih Lee Zii Jia dan Hendrawan selama ajang Thailang Open 2021. Dalam dua seri kompetisi Thailand Open 2021, Lee memang sedang tidak dalam performa terbaiknya.

Memang banyak pihak menghujani atlet Malaysia ini dengan kritikan pedas. Ong Ewe Hock mengungkapkan hal yang hampir senada dengan Wong Choong Hann. Menurutnya, performa kurang menyenangkan ini dalam ajang Thailand Open 2021 dan BWF World Tour Finals 2020 tidak murni kesalahan sang atlet, tetapi juga pelatihnya.

Ong Ewe Hock mengungkapkan bahwa BAM harus berani mengambil tindakan tegas. Keduanya harus bisa memberi performa terbaik pada semua laga, bukan hanya satu laga. Menurutnya, ini baru beberapa turnamen setelah Zii tidak bisa ikut turnamen akibat terinfeksi Covid-19.

Di tengah pandemi seperti ini, tantangan para atlet bukan hanya cedera, tetapi juga menjaga kesehatan agar terhindar dari corona. Sekali mereka terkena, butuh waktu beragam untuk beradaptasi kembali. Zii baru menjalani dua atau tiga pertandingan sehingga mereka harus melihat bagaimana performanya di kompetisi selanjutnya.

Jika ternyata performanya masih sama dan terbukti Hendrawan tidak mampu melatih Zii, BAM harus bisa mengambil tindakan tegas seperti mengganti posisi mereka. Yang terpenting adalah turnamen mendatang, Zii harus menghindari hasil minor seperti turnamen sebelumnya.

About AdminDetikBola

Check Also

Ganda Putra Gagal di Thailand Open, Naga Api Ungkap Penyebabnya

Ganda Putra Gagal di Thailand Open, Naga Api Ungkap Penyebabnya

Hasil yang kurang memuaskan didapat setelah duta Indonesia gagal lolos ke final Toyota Thailand Open …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *